Jadi 'Tukang Parkir' Pesawat Tak Perlu Sarjana, Segini Gajinya

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
30 January 2026 08:40
aircraft marshaller (Erik Romanenko/TASS.No use Russia via REUTERS)
Foto: aircraft marshaller (Erik Romanenko/TASS.No use Russia via REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saat melakukan perjalanan dengan pesawat, Anda mungkin pernah melihat petugas di bandara yang bekerja memarkirkan sang 'burung besi' di tempatnya. Petugas tersebut bisa dibilang tukang parkir pesawat atau istilah kerennya 'marshaller.'

Saat bertugas, seorang marshaller umumnya mengenakan rompi reflektif, headset, serta baton/lampu isyarat. 

Mengutip sekolah penerbangan Asta Academy, seorang marshaller bertugas memberikan komando kepada pilot saat memarkirkan pesawat ketika mendarat di landasan pacu udara. Isyarat tangan marshaller distandardisasi International Civil Aviation Organization (ICAO) dan dipakai di seluruh dunia. Pilot dari negara mana pun akan memahami sinyal yang sama tanpa perlu satu kata pun.

Satu gerakan tangan yang keliru bisa menyebabkan sayap pesawat menyenggol bangunan, mesin menghisap benda asing, bahkan tabrakan di apron. Karena itu, marshaller termasuk profesi high-risk di bandara.

Karena tugasnya yang penting dalam memastikan pesawat parkir dengan selamat, semua marshaller dituntut memiliki kecepatan dan ketepatan dalam memberikan arahan.

Untuk menjadi seorang marshaller tidak membutuhkan gelar akademik, lulusan SMA pun bisa asal lulus sertifikasi/lisensi marshaller dari lembaga yang diakui. Di Indonesia, sertifikat utama untuk pemandu parkir pesawat dikeluarkan oleh DGCA Indonesia (Direktorat Jenderal Perhubungan Udara) atau lembaga pelatihan penerbangan yang diakui

Tentu saja, gaji 'tukang parkir' pesawat berbeda dengan tukang parkir biasa.

Berdasarkan data dari Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD), gaji marshaller di Indonesia berkisar dari Rp7 juta per bulan untuk entry level hingga di atas Rp15 juta per bulan untuk level senior. Besaran gaji ini juga bisa dipengaruhi oleh bandara dan perusahaan ground handling. 

(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Aturan Baru Bawa Power Bank di Pesawat, Berlaku Oktober 2025


Most Popular
Features