Daftar 10 Pekerjaan yang Terancam Hilang Empat Tahun Lagi

Verda Nano Setiawan , CNBC Indonesia
Sabtu, 03/01/2026 10:45 WIB
Foto: Pegawai beraktivitas pada salah satu gedung perkantoran pada hari pertama kerja tahun 2025 di Jakarta, Kamis (2/1/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar tenaga kerja global diperkirakan bakal mengalami pertumbuhan sebesar 14% pada tahun 2030, diimbangi oleh penurunan sebesar 8%. Hal tersebut berdasarkan laporan dari World Economic Forum.

Sekalipun prospeknya positif, pengembangan keterampilan akan sangat penting untuk membantu pekerja bertransisi ke peran-peran baru yang dibentuk oleh permintaan yang terus berkembang di pasar tenaga kerja.

Dilansir dari Gulf News, Sabtu (3/1/2026), pada 2030, 39% keterampilan inti pekerja diperkirakan akan berubah. Pergeseran tersebut menggarisbawahi pentingnya pembelajaran berkelanjutan, peningkatan keterampilan, dan pelatihan ulang untuk mempersiapkan pekerja menghadapi pasar kerja yang berubah dengan cepat.


Pemberi kerja harus memprioritaskan pelatihan untuk membekali tenaga kerja mereka dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk peran-peran di masa depan.

Laporan ini menyoroti pertumbuhan akses digital sebagai tren makro yang transformatif, yang diproyeksikan akan menciptakan 19 juta pekerjaan baru pada tahun 2030 sembari menggantikan 9 juta pekerjaan.

AI dan pemrosesan data saja akan menghasilkan 11 juta peran tetapi menggantikan 9 juta peran, sehingga adaptasi teknologi menjadi sangat penting. Bahkan bidang kreatif, seperti desain grafis, akan menghadapi gangguan karena AI generatif.

Berikut 10 pekerjaan yang berpotensi hilang (rendahnya permintaan):

1. Petugas pos
2. Teller bank dan petugas terkait
3. Petugas entri data
4. Kasir dan petugas tiket
5. Asisten administrasi dan sekretaris eksekutif
6. Pekerja percetakan dan pekerjaan terkait
7. Petugas akuntansi, pembukuan, dan penggajian
8. Petugas pencatatan material dan penyimpanan stok
9. Petugas transportasi dan kondektur
10. Pekerja penjualan keliling dan pedagang kaki lima

Laporan tersebut menyoroti peran dengan penurunan paling tajam, didorong oleh otomatisasi, pembayaran digital, dan pertumbuhan teknologi swalayan.


(mkh/mkh)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Viral Robot Humanoid AI Pertama Rusia Terjatuh di Debut Perdana