Cuka Apel Vs Lemon Water: Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?
Jakarta, CNBC Indonesia - Apple cider vinegar (ACV) atau cuka apel dan air lemon kerap disebut sebagai minuman ajaib yang diklaim bisa membantu menurunkan berat badan, memperbaiki pencernaan, hingga mengontrol gula darah. Namun, seberapa kuat sebenarnya bukti ilmiahnya?
Sejumlah ahli gizi menyebut, kedua minuman tersebut memang memiliki manfaat kesehatan tertentu, tetapi tidak bisa dianggap sebagai solusi instan atau pengganti pola makan sehat dan pengobatan medis.
Apa Itu Apple Cider Vinegar?
Apple cider vinegar merupakan hasil fermentasi sari apel. Prosesnya dimulai ketika ragi mengubah gula alami dalam jus apel menjadi alkohol, lalu bakteri mengubah alkohol tersebut menjadi asam asetat. Hasil akhirnya adalah cairan asam yang mengandung air, mineral, dan senyawa alami dari apel.
Menurut ahli gizi Antoinette Elmateet, RDN, apple cider vinegar bisa dikonsumsi dengan banyak cara. Ia mengingatkan, ACV tidak boleh dikonsumsi langsung tanpa pengenceran karena dapat merusak enamel gigi.
"Ada banyak cara untuk menambahkan cuka apel ke dalam diet Anda. Encerkan dalam air atau teh (jangan diminum langsung untuk melindungi gigi Anda), tambahkan ke dalam minuman kesehatan, kocok ke dalam saus salad atau bumbu perendam, gunakan dalam pembuatan kue untuk mengaktifkan soda kue, atau coba dalam resep acar buatan sendiri," kata Elmateet dikutip dari Eating Well, Jumat (2/1/2026).
Manfaat Kesehatan Apple Cider Vinegar
Meski sering disebut sebagai obat serba bisa, penelitian menunjukkan manfaat ACV tergolong moderat.
1. Membantu Kontrol Gula Darah
Meta-analisis terhadap tujuh studi menemukan konsumsi ACV berkaitan dengan penurunan gula darah puasa dan HbA1c. Namun para ahli menegaskan, ACV bukan pengganti obat diabetes. Efeknya lebih optimal jika dikombinasikan dengan pola makan sehat.
2. Berpotensi Membantu Penurunan Berat Badan
Analisis terhadap 10 uji klinis menunjukkan konsumsi sekitar 30 ml ACV per hari selama 12 minggu dapat menurunkan berat badan, indeks massa tubuh, dan lingkar pinggang. Efek ini diduga berasal dari asam asetat yang memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan rasa kenyang.
3. Mendukung Profil Kolesterol
Beberapa studi menunjukkan konsumsi 15 ml ACV per hari dapat membantu menurunkan kolesterol total, meski belum terbukti signifikan terhadap LDL dan HDL. Mekanismenya diperkirakan melalui pengaruh pada metabolisme lemak dan sekresi empedu.
Meski demikian, para peneliti sepakat masih dibutuhkan studi jangka panjang untuk memastikan manfaat ACV secara lebih komprehensif.
Apa Itu Lemon Water?
Lemon water hanyalah campuran air dengan perasan lemon. Minuman ini dapat dikonsumsi panas atau dingin, dengan takaran umum sekitar setengah buah lemon untuk 250 ml air.
Manfaat Kesehatan Lemon Water
Manfaat lemon water dinilai lebih terbatas dibanding ACV, namun tetap memberikan nilai tambah tertentu.
1. Membantu Hidrasi
Banyak orang lebih mudah minum air jika diberi rasa. Lemon water membuat konsumsi air lebih menyenangkan dan membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.
2. Mendukung Fungsi Pencernaan
Sebuah studi kecil menunjukkan lemon water yang dikonsumsi bersama makanan dapat memperbaiki respon glikemik dan meningkatkan fungsi lambung. Namun karena jumlah partisipan sangat terbatas, temuan ini masih perlu penelitian lanjutan.
Klaim populer bahwa lemon water dapat membakar lemak atau menekan nafsu makan belum memiliki dukungan ilmiah yang kuat.
Kedua minuman ini bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat, namun bukan solusi utama untuk mengatasi obesitas, kolesterol tinggi, atau gangguan gula darah.
"Apple cider vinegar dapat membantu sebagai pelengkap rutinitas kesehatan, tetapi bukan obat mujarab," kata Elmateet.
Hal serupa berlaku untuk lemon water. Ia membantu hidrasi, namun manfaat lainnya masih terbatas.
Bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu, perubahan pola makan yang terarah dan pengobatan tetap menjadi pendekatan paling efektif.
[Gambas:Video CNBC]