Nanas Punya 9 Manfaat Kesehatan, Tapi Jangan Dimakan Bareng Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Nanas dikenal sebagai buah tropis dengan rasa manis segar dan sedikit asam. Di balik rasanya, nanas menyimpan beragam manfaat kesehatan berkat kandungan vitamin, mineral, antioksidan, serta enzim bromelain.
Sejumlah penelitian dan pakar gizi menyebutkan, nanas memiliki setidaknya sembilan manfaat utama bagi kesehatan. Salah satunya adalah membantu menangkal stres oksidatif. Dikutip dari Healthline, antioksidan dalam nanas berperan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh.
Selain itu, nanas juga dikenal baik untuk pencernaan. Enzim bromelain membantu memecah protein, sehingga lebih mudah diserap oleh usus. Kandungan seratnya pun mendukung kesehatan saluran cerna.
Manfaat lain yang sering dikaitkan dengan nanas adalah potensi menurunkan risiko kanker dan serangan jantung. Beberapa studi mencatat, senyawa dalam nanas, termasuk bromelain, dapat membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif, meski riset lanjutan pada manusia masih diperlukan.
Ahli gizi Anjali Mukerjee mengatakan bromelain juga membantu melancarkan aliran darah. "Bromelain membantu melebarkan pembuluh darah dan memiliki efek anti-pembekuan, sehingga bisa membantu menurunkan risiko stroke dan serangan jantung," ujarnya, dikutip dari NDTV.
Nanas juga dikaitkan dengan peningkatan daya tahan tubuh, peredaan nyeri radang sendi, hingga membantu proses penyembuhan jaringan. Ahli gizi dari Cleveland Clinic, Julia Zumpano, RD, LD, menyebut bromelain berperan dalam mengurangi nyeri dan pembengkakan.
"Bromelain tampaknya menghasilkan zat yang melawan rasa sakit dan pembengkakan," katanya.
Tak hanya itu, nanas kerap dikonsumsi sebagai bagian dari program penurunan berat badan dan pemulihan setelah olahraga. Meski begitu, Zumpano menegaskan klaim pembakaran lemak masih membutuhkan bukti lebih kuat.
"Namun, menambahkan buah sehat ini ke dalam pola makan tentu tidak merugikan," ujarnya.
Dari sisi nutrisi, satu cangkir nanas potong (sekitar 165 gram) mengandung sekitar 82,5 kalori, 2,3 gram serat, serta vitamin C yang tinggi. Nanas juga mengandung berbagai mineral penting seperti kalium, magnesium, mangan, hingga zinc.
Jangan Konsumsi Nanas Bersamaan Makanan Ini
Meski kaya manfaat, nanas tidak selalu cocok dikonsumsi bersama makanan tertentu. Dilansir Times of India, kombinasi yang keliru dapat memicu kembung, heartburn, atau gangguan pencernaan.
Produk susu seperti susu dan keju dapat bereaksi dengan bromelain dan memicu rasa tak nyaman. Makanan tinggi karbohidrat seperti roti dan pasta juga berpotensi memperlambat pencernaan jika dikombinasikan dengan nanas.
Selain itu, konsumsi nanas bersama daging, telur, buah sangat asam, makanan tinggi gula tambahan, hingga alkohol dapat meningkatkan iritasi lambung dan lonjakan gula darah.
Ahli gizi Breanna Woods, RD, mengingatkan konsumsi nanas berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping.
"Ada kemungkinan Anda mengalami mual dan nyeri ulu hati jika makan terlalu banyak nanas," ujarnya, dikutip dari Everyday Health.
Bagi penderita diabetes, refluks asam, atau gastritis, konsumsi nanas sebaiknya dibatasi dan tidak dikombinasikan sembarangan agar manfaatnya tetap optimal tanpa menimbulkan gangguan kesehatan.
[Gambas:Video CNBC]