Muncul Gejala Ini di Perut? Waspada Covid Omicron BA.4 & BA.5

Lifestyle - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
26 June 2022 20:15
Mural Covid-19 di Tengah PPKM Mikro (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan mencatat ada 143 kasus Covid-19 akibat subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia per Jumat (24/6). Jumlah tersebut membuat angka kasus Covid-19 kembali melonjak dalam beberapa hari terakhir.

Varian ini diketahui membawa gejala yang berbeda-beda pada setiap orang. Selain gejala umum seperti demam dan flu, Covid-19 juga dapat sebabkan sakit perut atau gastrointestinal.

Sistem aplikasi ZOE COVID Study melaporkan bahwa sebagian besar pasien yang dites positif Covid-19 mengalami gejala gastrointestinal (GI). Sedangkan dilansir dari Times of India, gejala gastrointestinal saat ini dilaporkan menjadi ciri umum tubuh ketika terinfeksi virus corona.


Demi meningkatkan kewaspadaan, berikut gejala Covid-19 yang muncul di perut atau gastrointestinal.

1. Masalah Perut

Studi yang dilakukan di Beijing melakukan analisis terhadap studi klinis Covid-19 dan laporan kasus terkait masalah pencernaan yang diterbitkan antara Desember 2019 dan Februari 2020. Mereka menemukan bahwa 2,2% hingga 6% pasien positif Covid-19 mengalami gejala sakit perut.

Kebanyakan sakit perut yang terkait dengan gejala Covid-19 akan disertai dengan tanda-tanda lain, seperti sakit kepala dan kelelahan. Dalam beberapa kasus, orang yang terinfeksi mungkin akan mengalami sakit tenggorokan.

2. Diare

Jurnal penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Gastroenterology melakukan penelitian terhadap 206 pasien dengan kasus kesakitan Covid-19 gejala ringan.

Mereka menemukan bahwa sebanyak 48 orang hanya memiliki gejala pencernaan dan 69 lainnya memiliki gejala pencernaan serta pernapasan. Dari total 117 orang dengan gangguan lambung, 19,4% di antaranya mengalami diare sebagai gejala awal.

3. Kehilangan Nafsu Makan

Sebagian besar orang yang terinfeksi Covid-19 juga dilaporkan mengalami kondisi hilang nafsu makan. Penelitian terhadap studi klinis Covid-19 yang dilakukan di Beijing, sekitar 39,9% hingga 50,2% orang mengalami gejala kehilangan nafsu makan.

ZOE COVID juga menemukan bahwa satu dari tiga orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 kedapatan mengalami gejala hilang nafsu makan. Kondisi tersebut dipercaya dapat memperburuk imunitas kesehatan pasien lantaran mereka enggan memberikan nutrisi pada tubuhnya lewat makanan.

Pada orang dewasa di atas 35 tahun, gejala hilang nafsu makan biasanya akan berlangsung selama empat hari. Tetapi bisa juga memakan waktu seminggu atau lebih hingga tubuh pulih total.

Sementara pada orang yang berusia lebih muda atau berada di bawah 35 tahun, gejala hilang nafsu makan biasanya berlangsung dalam dua hingga tiga hari dan akan berangsur membaik dalam kurun waktu satu minggu.


[Gambas:Video CNBC]

(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading