Joe Biden ke BTS: Terima Kasih Sudah Mampir ke Gedung Putih

Lifestyle - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
02 June 2022 10:55
BTS (Tangkapan Layar Instagram/@Potus)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengunggah foto pertemuannya dengan boyband asal Korea Selatan, BTS, di Gedung Putih pada 31 Mei lalu. 

Bersama dengan foto yang diunggah ke akun Instagram @potus, yang merupakan singkatan dari President of The United States, Biden menulis keterangan:

"Terima kasih sudah mampir ke Gedung Putih," tulisnya. 


Pertemuan Biden dengan legenda Kpop tersebut membahas soal upaya memerangi ujaran kebencian serta kejahatan terhadap etnis Asia. Mereka juga berdiskusi bagaimana BTS, sebagai grup musik terbesar di dunia, bisa membantu mewujudkan inklusi Asia. 

"Banyak teman-teman kami warga Asia-Amerika menjadi subyek diskriminasi," kata Biden.

"Kebencian baru akan bersembunyi ketika ada orang baik mengatakan betapa buruknya itu. Kebencian akan hilang," ujar Biden lagi. "Banyak orang sangat peduli dengan apa yang Anda semua katakan. Pesan inilah yang Anda komunikasikan. Ini sangat berarti."

Anggota pop Korea Selatan (K-pop) BTS memberikan keterangan pers sebelum bertemu Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih di Washington, Selasa (31/5/2022). Anggota BTS akan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden untuk membahas tentang inklusi dan representasi Asia, dan menangani kejahatan kebencian dan diskriminasi anti-Asia. (AP Photo/Susan Walsh)Foto: Anggota pop Korea Selatan (K-pop) BTS memberikan keterangan pers sebelum bertemu Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih di Washington, Selasa (31/5/2022). Anggota BTS akan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden untuk membahas tentang inklusi dan representasi Asia, dan menangani kejahatan kebencian dan diskriminasi anti-Asia. (AP Photo/Susan Walsh)
Anggota pop Korea Selatan (K-pop) BTS memberikan keterangan pers sebelum bertemu Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih di Washington, Selasa (31/5/2022). Anggota BTS akan bertemu dengan Presiden AS Joe Biden untuk membahas tentang inklusi dan representasi Asia, dan menangani kejahatan kebencian dan diskriminasi anti-Asia. (AP Photo/Susan Walsh)

Kim Nam Joon, alias RM, leader BTS, menyampaikan terima kasih atas usaha Pemerintah AS yang telah mengesahkan Undang-Undang baru untuk memerangi diskriminasi terhadap etnis Asia.

"Kami ingin membantu, dan kami sangat mengapresiasi bahwa pemerintah AS dan White House benar-benar mencari solusi (atas masalah ini)," kata RM.

Meningkatnya kejahatan anti-Asia dan permusuhan terhadap orang Asia-Amerika dan Kepulauan Pasifik (AAPI) terjadi di tengah pandemi Covid-19. Lebih dari 10.000 insiden kebencian terhadap orang AAPI dilaporkan ke organisasi advokasi Stop AAPI Hate selama periode 19 Maret 2020 hingga 31 Desember 2021.

Biden, sebelumnya telah berbicara tentang komitmennya untuk memerangi gelombang kejahatan kebencian anti-Asia. Dia juga telah menandatangani RUU bipartisan yang bertujuan mengatasi meningkatnya tindak kejahatan dan kebencian anti-Asia menjadi undang-undang pada Mei 2021. RUU itu menciptakan posisi baru di Departemen Kehakiman untuk mempercepat peninjauan potensi kejahatan rasial terkait Covid-19 dan insiden yang dilaporkan di pengadilan federal.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Istana Presiden Korea Sajikan Bibimbap untuk Joe Biden


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading