Banyak Kantor Mulai WFO, Jadi Trigger Karyawan untuk Resign?

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
29 May 2022 12:15
INFOGRAFIS, PNS Siap-Siap Kerja dengan Gaya Baru: WFA (Work From Anywhere)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini banyak perusahaan mulai memberlakukan kembali kerja penuh waktu di kantor. Alasannya, interaksi tatap muka lebih baik untuk berkolaborasi daripada bekerja dari rumah.

Namun siapa sangka, kembali normalnya aktivitas pekerjaan ini tidak begitu disambut baik oleh para pekerja. Di Amerika Serikat (AS), sebuah riset pada bulan Maret lalu menunjukan bahwa 50% pekerja AS lebih suka mengundurkan diri daripada dipaksa kembali ke kantor penuh waktu.


Salah satu kejadian yang disorot terkait hal ini adalah mundurnya Direktur Machine Learning Apple, Ian Goodfellow, karena kebijakan kembali ke kantor raksasa Silicon Valley.

Beberapa ahli pun menyebut tidak terkejut dengan hal ini. Profesor perilaku organisasi dan teori di Tepper School of Business Universitas Carnegie Mellon, Anita Williams Woolley, mengungkapkan bahwa sebenarnya penemuan fenomena seperti ini justru lebih lambat dari perkiraannya.

"Para pemimpin senior seperti saling mengawasi untuk melihat siapa yang akan melakukan apa yang pertama, dan apa reaksi yang akan terjadi untuk mengurangi pekerjaan jarak jauh," ujarnya seperti dikutip BBC International, Sabtu (28/5/2022).

Hal yang sama juga diungkapkan ahli lainnya, Eric Anicich. Anicich mengungkapkan bahwa mundurnya seorang figur penting di kantor ini juga akan berpengaruh bagi para pekerja. Ini juga diperparah oleh preferensi pribadi terkait Covid-19.

"Dengan sebagian besar ketidakpastian terkait Covid sekarang terangkat, pekerja mungkin mulai bertindak berdasarkan preferensi yang mereka bentuk selama dua tahun terakhir," tambahnya. "Semua hal itu akan sulit untuk dicabut, bahkan dari jarak lima hari menjadi tiga hari."

Meski begitu, Anicich juga menambahkan bahwa kemampuan pekerja untuk beralih ke pekerjaan yang lebih fleksibel akan sangat bergantung pada banyak faktor. Namun, ia menyebut mungkin bekerja secara fleksibel ini akan lebih mudah dijalankan oleh pekerja di sektor teknologi dan keuangan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Efektif! Ini 8 Cara Pencegahan Covid-19 Selama Mudik Lebaran


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading