Kabar Baik Bagi Anda yang Disuntik Booster Pfizer-AstraZeneca

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
12 May 2022 11:25
FILE PHOTO: Vials labelled

Jakarta, CNBC Indonesia - Baru-baru ini, para pakar menganalisis efektivitas vaksin COVID-19 booster. Hasil analisis tersebut menemukan bahwa vaksin Pfizer dan AstraZeneca yang digunakan sebagai booster di Indonesia efektif dalam melawan varian Covid-19 seperti Omicron.

Penelitian itu mengamati efektivitas vaksin pada orang yang menerima dua dosis Sinovac yang mendapatkan booster dengan vaksin AstraZeneca, Pfizer-BioNTech atau Johnson & Johnson.

Penelitian tersebut dilakukan di Brasil dan Universitas Oxford. Tim peneliti menggunakan 1.240 sukarelawan dari San Paulo dan Salvador Brasil.


Mereka menemukan penerima dua dosis Sinovac dengan booster vaksin dari platform vektor (Johnson & Johnson dan AstraZeneca) serta mRNA (Pfizer dan Moderna) dapat lebih kuat untuk melawan varian seperti Delta dan Omicron.

"Studi ini memberikan pilihan penting untuk pembuat kebijakan di banyak negara menggunakan vaksin tidak aktif (Sinovac dan Sinopharm) telah digunakan," kata pemimpin studi dan direktur Oxford Vaccine Group, Andrew Pollard dikutip dari Reuters, Kamis (12/5/2022).

Vaksin vektor virus seperti AstraZeneca menggunakan versi lemah dari virus lain untuk mengirimkan instruksi genetik. Tujuannya adalah membuat protein pada virus yang perlindungannya dicari.

Di sisi lain, vaksin mRNA pada Pfizer akan mengirimkan transkrip genetik dengan instruksi membuat protein virus. Ini berguna untuk mengajari tubuh bagaimana cara bertahan saat melawan infeksi.

Penelitian juga melihat pemberian tiga dosis Sinovac. Hasilnya penerima booster Sinovac juga mendapatkan peningkatan antibodi. 

Namun, hasil itu agak berbeda jika penerima dua dosis Sinovac mendapatkan booster jenis vaksin yang berbeda.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Ciri Orang yang Boleh dan Tidak Boleh Divaksin Covid


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading