Pernah Alami Hal Ini, Sebaiknya Anda Rehat dari Sosmed

Lifestyle - Redaksi, CNBC Indonesia
20 April 2022 05:00
FILE PHOTO: The Twitter application is seen on a phone screen August 3, 2017. REUTERS/Thomas White

Jakarta, CNBC Indonesia - Tubuh sebenarnya memberikan sinyal ketika menginginkan untuk rehat atau diet bermedia sosial. Mulai dari perut hingga pikiran yang tidak nyaman.


Berikut tanda-tanda yang bisa dikenali.

1. Perut 'bergejolak'

Perhatikan reaksi tubuh saat membuka media sosial. Tra Hoang, terapis di New York City mengungkapkan, kondisi ini bukan hal aneh sebab di antaranya orang terpapar berita-berita negatif yang menimbulkan kecemasan dan ketakutan.

Hoang meminta untuk memperhatikan gejala fisik seperti gelisah, perut bergejolak, detak jantung meningkat atau ketegangan otot. Dia berkata, ada beberapa orang bahkan mengalami gelisah atau grogi yang konstan.

Psikolog klinis, David Carbonell menambahkan, gejala fisik lain di antaranya kuantitas dan kualitas tidur menurun dan kenaikan berat badan.

2. Pikiran negatif

Akses media sosial yang kerap berisi hal-hal negatif tak pelak mempengaruhi pikiran mengarah ke hal negatif. Saat Anda merasa sesuatu hal bakal kian memburuk dan bisa jadi bencana, Hoang berpendapat media sosial sudah mempengaruhi kesehatan mental secara negatif.

Tanda lainnya adalah experiential avoidance. Kondisi ketika orang berusaha menghindari pikiran dan emosi negatif, tapi justru upaya ini akan menimbulkan bahaya dalam jangka panjang.

3. Perubahan pola makan

Saat menghadapi situasi tidak menentu, tubuh bisa bereaksi dan salah satunya tampak dari perubahan pola makan. Cek kebiasaan makan Anda.

Semisal, porsi makan makin besar atau juga ada-tidaknya peningkatan konsumsi alkohol selama rajin mengakses media sosial. Jika terjadi seperti ini, sebaiknya Anda berhenti 'scrolling'


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading