Ini Saran Warren Buffett Bagi Gen Z yang Sedang Cari Kerja

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
10 March 2022 12:15
Warren Buffett

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Berkshire Hathaway, yang juga salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffett memberikan nasihat karir yang berharga untuk para mahasiswa. Investor legendaris asal AS itu berpesan, "Carilah kepuasan pribadi daripada keuntungan semata."

Hal itu artinya mengejar pekerjaan yang benar-benar Anda sukai, di tempat kerja dengan orang-orang berbakat yang Anda kagumi, tulis Buffett dalam surat tahunannya kepada pemegang saham, pada awal Maret ini. 

Dengan kata lain, ia menyarankan, para pencari kerja harus mencari pekerjaan di bidang yang mereka sukai, apabila tidak memiliki masalah finansial.


"Realitas ekonomi, saya akui, dapat mengganggu pencarian kerja semacam itu," lanjut Buffett. "Meski begitu, saya mengimbau para anak muda untuk tidak pernah menyerah dalam mencari pekerjaan idaman, karena ketika mereka menemukan pekerjaan semacam itu, mereka tidak akan lagi 'bekerja'."

Orang terkaya kelima di dunia dengan kekayaan bersih $ 114,7 miliar itu berbicara berdasarkan pengalaman pribadi. Dalam suratnya, Buffett menulis bahwa dia dan mitra bisnisnya Charlie Munger, wakilnya di Berkshire, pernah menjadi pekerja paruh waktu di toko kelontong kakeknya pada awal 1940-an, di mana mereka mengerjakan tugas yang membosankan dengan bayaran yang sedikit.

"Kami tidak pernah mendapat kepuasan kerja", tulis Buffett. Hal itu berubah ketika keduanya menemukan apa yang mereka sukai di Berkshire, yang akhirnya dibeli Buffett pada tahun 1965.

Pada saat itu, Berkshire adalah perusahaan tekstil yang sedang kesulitan. Saat ini, Berkshire adalah raksasa investasi dan memegang saham jangka panjang perusahaan besar seperti Geico, Fruit of the Loom, American Express, dan Coca-Cola. 

Kekayaan Buffett sebagian besar berasal dari kesuksesan finansial Berkshire dalam beberapa dekade terakhir. Dan dalam suratnya, Buffett mengaitkan sebagian kesuksesan itu dengan rekan kerja yang ia senangi dan kagumi. 

"Kami mempekerjakan orang-orang yang layak dan berbakat - tidak brengsek," tulis Buffett. 

Baru-baru ini CNBC Make It mencatat bahwa karyawan yang memiliki antusiasme bekerja lebih aktif, lebih produktif, dan membantu bisnis menjadi lebih menguntungkan, menurut penelitian Desember pada 2020 yang diterbitkan dalam Journal of Managerial IssuesBuffett tampaknya setuju dengan temuan itu.

"Kami sekarang telah 'bekerja' selama beberapa dekade dengan orang-orang yang kami sukai dan percayai. Ini adalah kebahagiaan dalam hidup," kata triliuner berusia 91 tahun tersebut.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Stop 1 Kebiasaan Buruk Ini Jika Mau Sukses seperti Bill Gates


(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading