Awas! Orang Terinfeksi Omicron Sebar Virus Sampai 10 Hari

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
20 January 2022 17:30
Kevin Barrett, in quarantine after his former hospital roommate tested positive for COVID-19, sits in bed as he recovers from an injury as registered nurse Scott McGieson looks at records in the room in the acute care unit of Harborview Medical Center, Friday, Jan. 14, 2022, in Seattle. About half the patients in the unit are COVID-19 positive or in quarantine after exposure. Washington Gov. Jay Inslee is deploying 100 members of the state National Guard to hospitals across the state amid staff shortages due to an omicron-fueled spike in COVID-19 hospitalizations. Inslee announced Thursday that teams will be deployed to assist four overcrowded emergency departments at hospitals in Everett, Yakima, Wenatchee and Spokane, and that testing teams will be based at hospitals in Olympia, Richland, Seattle and Tacoma. (AP Photo/Elaine Thompson)

Jakarta, CNBC Indonesia - Covid varian Omicron yang pertama kali teridentifikasi di Afrika Selatan tersebut telah menyumbang lonjakan kasus di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia, Singapura, dan Turki. Belum lama ini studi baru mengungkap bahwa orang yang terinfeksi Omicron masih menyebarkan virus hingga 10 hari.

Kepala Petugas Kesehatan Masyarakat Kanada Dr. Theresa Tam mengatakan bahwa penularan varian Omicron lebih lama dibandingkan varian virus sebelumnya. Pelepasan virus dan tidak benar-benar menurun hingga hari ke 10 atau setelah timbul gejala atau pengumpulan spesimen sesudah diagnosis.

Studi tersebut memperlihatkan viral load tertinggi di antara pasien Omicron terjadi 3-6 hari setelah gejala mulai muncul dan menghilang sekitar 10 hari.


"Seseorang yang terinfeksi masih bisa menyebarkan virus hingga 10 hari," ujar Tam seperti mengutip Global News.

Hasil penelitian ini serupa dengan tinjauan data di Inggris yang diterbitkan awal bulan ini. Karena itu, Pemerintah Inggris memperpanjang masa isolasi bagi pasien Omicron demi memastikan bahwa mereka sudah tidak menyebarkan virus. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bukti Omicron Ganas, Dua Pasien di Indonesia Meninggal Dunia


(hsy/hsy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading