Psikopat dan Sociopath, Apa Bedanya?

Tim Redaksi,  CNBC Indonesia
11 January 2022 08:35
Psikopat dan Sociopath, Apa Bedanya?
Foto: Ilustrasi (Photo by Milada Vigerova on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seperti banyak istilah lain di bidang psikologi, istilah psikopat dan sosiopat (sociopath) sering digunakan secara bergantian. Faktanya, baik psikopat maupun sosiopat bukanlah diagnosis resmi. Tidak ada perbedaan klinis antara keduanya. Namun, istilah psikopat dan sosiopat sering dipakai untuk mendeskripsikan seseorang dengan diagnosis Anti-social Personality Disorder (ASPD). 

"Beberapa orang membuat perbedaan artifisial berdasarkan tingkat keparahan gangguan kepribadian, tetapi itu tidak benar," jelas psikiater Prakash Masand yang juga pendiri Center of Psychiatric Excellence, dikutip Healthline.

"Mereka akan mengatakan bahwa psikopat adalah bentuk sosiopat yang lebih parah, tetapi sekali lagi, itu tidak benar."

Baik psikopat dan sosiopat adalah istilah atau cara lain untuk menggambarkan ASPD. Perilaku yang terlihat pada keduanya termasuk dalam gejala kategori ASPD.

Adapun gejala ASPD antara lain sulit membedakan mana yang benar dan salah, kesulitan bersimpati atau menunjukkan rasa bersalah, cenderung mengabaikan keamanan dan tanggung jawab, sering berbohong, dan sering memanipulasi orang lain sampai berbuat kekerasan. 

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 13 Ciri Psikopat yang Sudah Muncul Sejak Kecil, Perhatikan Hal Ini


Most Popular
Features