Tampil Lagi di Sidang PBB, Omongan BTS ini Bikin Terharu

Lifestyle - Linda Hasibuan, CNBC Indonesia
21 September 2021 13:05
Korean pop singers BTS attend the U.N. Youth Strategy Conference at United Nations headquarters during the 73rd United Nations General Assembly in New York, U.S., September 24, 2018. REUTERS/Caitlin Ochs

Jakarta, CNBC Indonesia - Kelompok penyanyi pria kenamaan asal Korea Selatan, BTS, bersama Presiden Korea Selatan Moon Jae In berbicara tentang Sustainable Development Goals Moment (SDGs) di sesi ke-76 Majelis Umum PBB di New York, kemarin, Senin, 20 September 2021.

Ini merupakan acara resmi pertama BTS setelah secara resmi ditunjuk sebagai utusan khusus Presiden oleh Presiden Moon Jae In beberapa hari lalu.

Pada Momen SDGs, para anggota BTS berbicara dari sudut pandang kaum muda yang hidup melalui pandemi Covid-19 dan berbagi pesan harapan untuk masa depan.


Ketujuh anak muda ini berbicara bergiliran mengenai harapan dunia akan membaik dan anak muda kembali bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

"Kami di sini hari ini untuk berbagi cerita tentang generasi masa depan. Sebelum kami datang ke sini, kami bertanya kepada orang-orang muda di usia remaja dan berusia 20-an tahun di seluruh dunia tentang dua tahun terakhir dan tentang dunia yang mereka tinggali saat ini," kata RM, seperti dilansir Soompi, Selasa (21/09/2021).

"Ada saat-saat selama dua tahun terakhir ketika kami juga merasa bingung dan bermasalah. Tapi di sini, ada orang yang berteriak, 'Mari kita hidup, mari kita jalani yang terbaik dari momen ini'," ungkap Jin.

"Mereka tidak bisa diam saja selama ini dalam hidup mereka. Tidak ada yang bisa kita salahkan. Kami masih sama seperti kemarin, tetapi dunia telah berubah seperti kami tiba-tiba memasuki dunia paralel," lanjut Jimin.

(L to R) Taehyung/V, Suga, Jin, RM, Jungkook, Jimin and J-Hope of South Korean boy band BTS speak at the SDG Moment event as part of the UN General Assembly 76th session General Debate in UN General Assembly Hall at the United Nations Headquarters, in New York, U.S., September 20, 2021. John Angelillo/Pool via REUTERSFoto: (Kiri ke Kanan) Taehyung/V, Suga, Jin, RM, Jungkook, Jimin dan J-Hope boy band Korea Selatan BTS berbicara di acara SDG Moment sebagai bagian dari Debat Umum sesi ke-76 Majelis Umum PBB di Aula Majelis Umum PBB di Markas Besar PBB, di New York, AS, 20 September 2021. (John Angelillo/Pool via REUTERS)
(L to R) Taehyung/V, Suga, Jin, RM, Jungkook, Jimin and J-Hope of South Korean boy band BTS speak at the SDG Moment event as part of the UN General Assembly 76th session General Debate in UN General Assembly Hall at the United Nations Headquarters, in New York, U.S., September 20, 2021. John Angelillo/Pool via REUTERS

"Kami sedih mendengar berita penerimaan dan upacara kelulusan dibatalkan. Sungguh menyedihkan kehilangan momen-momen yang seharusnya dirayakan dalam hidup seseorang. Adapun kami, kami kecewa harus membatalkan tur konser yang telah kami persiapkan begitu lama, dan untuk waktu yang lama kami melewatkan momen yang ingin kami selesaikan," ungkap Jungkook.

"Kami membutuhkan waktu untuk meratapi hal-hal yang hilang dari Covid-19, dan waktu untuk menemukan betapa berharganya saat-saat yang kami anggap remeh," ujar Suga.

Sedangkan J-Hope berbicara yang mengacu pada masalah lingkungan.

"Kami baru saja berbicara tentang berkabung, tetapi sulit untuk memikirkan tentang berkabung untuk Bumi. Semua orang setuju bahwa perubahan iklim adalah masalah penting, tetapi tidak mudah untuk membicarakan apa solusi terbaiknya," ungkap J-Hope.

RM pun menambahkan ada banyak anak muda yang tertarik pada masalah lingkungan dan ada banyak siswa yang menjadikan ini sebagai bidang studi mereka.

V berharap agar anak-anak muda tidak menganggap masa depan sebagai kegelapan. Lalu, Jungkook juga menambahkan, ada kalanya seseorang merasakan hal yang sama seperti dunia tampak berhenti di tempatnya dan merasa kehilangan arah.

RM melanjutkan, "Saya telah mendengar orang-orang di usia remaja dan 20-an sekarang disebut 'generasi Covid yang hilang'. Itu berarti bahwa pada saat mereka membutuhkan sebagian besar peluang dan tantangan, mereka kehilangan arah. Tetapi hanya karena orang dewasa tidak dapat melihat jalan sendiri, bukan berarti mereka tersesat."

RM listens as Jungkook of the South Korean boy band BTS speaks at the SDG Moment event as part of the UN General Assembly 76th session General Debate in UN General Assembly Hall at the United Nations Headquarters, in New York, U.S., September 20, 2021. John Angelillo/Pool via REUTERSFoto: RM mendengarkan saat Jungkook dari boy band Korea Selatan BTS berbicara di acara SDG Moment sebagai bagian dari Debat Umum sesi ke-76 Majelis Umum PBB di Balai Sidang Umum PBB di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, di New York, AS, 20 September 2021. (John Angelillo/Pool via REUTERS)
RM listens as Jungkook of the South Korean boy band BTS speaks at the SDG Moment event as part of the UN General Assembly 76th session General Debate in UN General Assembly Hall at the United Nations Headquarters, in New York, U.S., September 20, 2021. John Angelillo/Pool via REUTERS

Jimin membagikan foto para siswa yang tetap melanjutkan studi dan aktivitas mereka meskipun di tengah pandemi.

"Di ruang online, mereka terus bertemu dengan teman-teman mereka dengan cara baru, mulai mempelajari hal-hal baru, dan mencoba menjalani hidup yang lebih sehat. Alih-alih terlihat tersesat, mereka menemukan keberanian baru dan menghadapi tantangan baru," paparnya.

RM lalu menyimpulkan meski dalam keadaan sulit, tetap harus bergerak maju dan berpikirlah bahwa setiap pilihan adalah awal dari perubahan, bukan sebuah akhir.

BTS kemudian membagikan video penampilan grup yang menampilkan "Permission to Dance" di Majelis Umum PBB.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading