Fakta Jet Li & Sederet Artis Diblacklist Pemerintah China

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
06 September 2021 12:53
Jack Ma, left, executive chairman of Alibaba Group, and actor Jet Li watch the Los Angeles Lakers play the Houston Rockets during the second half of an NBA basketball game, Tuesday, Oct. 28, 2014, in Los Angeles. (AP Photo/Mark J. Terrill)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jet Li dilaporkan menjadi sasaran blacklist pemerintah China. Aktor itu masuk daftar hitam pemerintah Xi Jinping.

Hal ini dilontarkan seorang sutradara China, Zhou Guogang di media sosial akhir pekan kemarin. Bersamanya, ada juga ada sejumlah aktor kenamaan lain yang masuk ke list.


Mengutip The Star Malaysia, hal ini terkait kewarganegaraan sang aktor. Pria 58 tahun itu adalah warga negara Singapura.

"Selain Li, yang memegang kewarganegaraan Singapura, aktris lain yang termasuk adalah Liu Yifei (WN Amerika), aktor Nicholas Tse (WN Kanada), Zhang Tielin (IWN nggris) dan Mark Chao (WN Kanada), dan penyanyi Will Pan (WN Amerika) dan Wang Leehom (WN Amerika)," kata Guogang, dikutip Senin (6/9/2021).

Sayangnya belum ada komentar China terkait ini. Namun dugaan sementara, nama-nama mereka masuk dalam daftar aturan terbaru Administrasi Radio dan Televisi Nasional China yang bocor.

China kini memang mengatur dunia hiburan di negerinya. melalui badan itu. Lembaga itu mengatakan regulasi atas program budaya akan diperketat, di mana mereka akan menindak konten yang dianggap 'tidak sehat', termasuk membatasi gaji bintang dan mengejar seleb yang mengemplang pajak.

"Penghindaran pajak akan dihukum berat. Para selebriti didorong untuk berpartisipasi dalam program kesejahteraan masyarakat dan memikul tanggung jawab sosial bersama," bunyi aturan itu dikutip Reuters.

Pemilihan aktor dan bintang tamu acara juga harus dikontrol dengan hati-hati. Literasi politik dan perilaku moral yang dimasukkan sebagai kriteria seleksi.

Pemberitahuan itu juga mengatakan bahwa hiburan yang 'cacat' seperti penampilan pria berlagak seperti wanita dalam program juga harus diakhiri.Hiburan yang melibatkan selebriti vulgar, skandal, dan pamer kekayaan juga harus ditolak.

Ini sejalan dengan aturan yang sebelumnya juga dimuat Cyberspace Administration of China (CAC). Di mana pemerintah akan menghukum penyebaran 'informasi berbahaya' di grup penggemar selebriti di negeri itu, bahkan menutup saluran jika meresahkan.

Pemerintah juga akan mengatur promosi selebriti online. Termasuk melarang daftar yang mengurutkan selebriti berdasar popularitas.

Aturan juga akan menindak eksploitasi finansial dari netizen melalui penjualan merchandise. Termasuk menagih penggemar lain untuk memilih tindakan favorit mereka di variety show online.

Sementara itu, di saat bersamaan China juga dikabarkan menghapus semua jejak sosial aktris Vicki Zhao Wei. Pemeran di Shaolin Soccer itu disebut terlibat banyak skandal.

Kedekatannya dan suaminya yang pengusaha dengan Jack Ma juga dikabarkan menjadi alasan lain. China sendiri telah membatasi gerak miliuner tersebut dan menerapkan denda ke perusahaannya.

China juga menerapkan denda hingga US$ 46 juta atau setara Rp 660 miliar ke artis cantiknya Zheng Shuang. Ia disebut melakukan pengemplangan pajak.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading