Gokil! Anak 16 Tahun Ini Sudah Jadi CEO, Raup Miliaran Rupiah

Lifestyle - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
30 July 2021 13:55
Hayden (Dok: CNBC Internasional)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 telah meruntuhkan beberapa bisnis. Hal ini diakibatkan oleh pembatasan mobilitas masyarakat untuk mengekang penyebaran virus. Bahkan beberapa usaha harus gulung tikar

Namun, hal ini sepertinya tidak terjadi di pasar online. Dalam forum jual beli digital, penjualan meningkat dan bahkan membawa berkah bagi pedagang yang memanfaatkan platform digital itu.


Salah satunya adalah anak berusia 16 tahun asal Hopewell, New Jersey bernama Max Hayden. Ia mendapat berkah dari 'berjualan online'.

Dengan tekad dan kelincahan berdagangnya, Hayden mampu menjual produk-produk yang sedang booming di Amazon dengan omzet sekitar US$ 1,7 juta atau sekitar Rp 24 miliar di 2020 lalu. Dari omzet itu, Hayden mendapatkan keuntungan bersih senilai US$ 110 ribu atau setara Rp 1,5 miliar.

Kepada CNBC International, ia menyebut semangat kewirausahaannya sudah berjalan beberapa tahun yang lalu. Ia pernah menjual mainan di eBay saat kelas lima Sekolah Dasar (SD) dan kemudian di sekolah menengah menghasilkan uang dengan menjual permen dan fidget spinner kepada teman-teman sekelasnya.

"Saya beberapa kali mendapat detensi karena menjual fidget spinner (di sekolah), tapi dari sana saya menjual fidget spinner di town fair dan kemudian online," katanya, dikutip Jumat (30/7/2021).

Kemudian, bisnis re-selling online Hayden saat ini benar-benar dimulai kembali pada tahun 2019 dengan produk resale populer seperti sepatu kets. Dia memulai dengan hanya sekitar US$ 300 (Rp 4,3 juta) dari uangnya sendiri.

"Saya mulai dengan uang ulang tahun saya, hal-hal seperti itu," kata Hayden, menambahkan bahwa ia tidak pernah meminjam uang dari orang tuanya untuk mendanai bisnisnya.

Nyatanya, usaha penjualan Hayden laris manis. Ia terus mengembangkan barang dagangannya hingga ke konsol seperti Nintendo Switch dan webcam yang saat itu diminati pasar.

"Pada awal pandemi, saya menjual barang-barang seperti konsol Nintendo Switch dan webcam untuk orang-orang dengan anak-anak sehingga mereka dapat bekerja dari rumah dan bersekolah dari rumah," jelas Hayden.

"Banyak dari barang-barang ini terjual habis, serta peralatan olahraga di rumah dan bahkan terkadang mesin jahit dan pembuat roti, hal-hal yang dilakukan orang setelah mereka terjebak di rumah."

Usahanya sendiri semakin berkibar. Pada bulan September 2020, Hayden secara resmi mendaftarkan usahanya sebagai Perseroan Terbatas atau LLC, dengan nama MH Book Store.

Ia saat ini adalah CEO perusahaan itu. Lebih lanjut, Hayden sendiri memperkirakan bahwa dalam tahun 2021 ini dari Januari hingga Juni perusahaannya akan mengantongi lebih dari US$ 500 ribu (Rp 7,2 miliar) dalam pendapatan.

Ia menyebut penurunan ini terjadi karena fokusnya yang saat ini sedang berkutat di bidang akademik. Di mana ia meyakini fokus akademiknya akan merubah cara pandangnya terhadap bisnis agar usahanya lebih baik

"Saya harus mengorbankan beberapa biaya peluang dalam hal pendapatan dan keuntungan," terangnya.

"Tetapi, pada akhirnya, saya akan mengatakan bahwa kesuksesan sekolah saya jauh lebih penting daripada kesuksesan bisnis saya."

Sementara itu, orang tua Hayden menyebut bahwa Hayden memang memiliki kecintaan tersendiri terhadap kewirausahaan. Ini mungkin diturunkan oleh ibu Hayden yang bekerja di lembaga keuangan.

"Max selalu memiliki jiwa wirausaha," kata ibunya, Jennifer Hayden, yang bekerja sebagai rekanan klien untuk lembaga keuangan.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading