Crazy Rich RI Wisata Vaksin ke AS: Daftar Online, Dapat Lotre

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
29 July 2021 10:08
Chandra firmanto (Dok. Ist via Chandra firmanto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksinasi di Indonesia dan Amerika Serikat rupanya cukup berbeda. Founder dari Indogen Capital, Chandra Firmanto, merasakan perbedaanya. yang mencoba vaksin di AS, mengatakan vaksinasi di AS cukup mudah dan cepat dilakukan.

"Ternyata untuk mendapatkan vaksin (di AS) semakin gampang. Tidak perlu bukti tinggal sudah bisa menerima orang hanya menggunakan alamat dan nomor telepon," kata Chandra kepada CNBC Indonesia pada Rabu (28/7/2021).


Beruntung Chandra memiliki sepupu yang tinggal di San Francisco, sehingga ia dan keluarganya dapat menggunakan alamat dan nomor telepon saudaranya untuk mendaftarkan diri dan membuat janji untuk vaksin.

Chandra mengatakan ia membuat janji vaksin beberapa hari sebelumnya. "Tiga hari sebelum vaksin, sudah bisa bikin appointment. Di setiap negara bagian itu berbeda-beda ya cara appointment-nya, ada website masing-masing. Kalau saya bikin appointment lewat myturn.ca.gov, punya California," katanya.

"Lewat website itu, kita bisa langsung pilih mau vaksin dengan apa, ada Pfizer, Moderna, dan Johnson & Johnson. Lokasi vaksinasinya dimana, itu bisa dipilih," katanya. "Vaksin juga gak bayar apa-apa. Gratis."

Menurut Chandra, saking dipermudah untuk vaksin oleh pemerintah AS, sejak Mei orang juga tidak perlu membuat janji vaksin lewat website. "Tinggal walk in ke lokasi-lokasi vaksinnya saja," ujarnya.

Chandra beserta keluarga mendarat di AS pada 10 Juni 2021 dan besoknya, tanggal 11 Juni 2021, sudah dapat vaksin dosis pertama Pfizer di Moscone Center, sentral vaksinasi terbesar di wilayah San Francisco.

Selain itu, kata Chandra, jika sudah vaksin dosis pertama, untuk vaksin dosis kedua akan otomatis dijadwalkan. "Mereka yang akan menghubungi kita untuk vaksin dosis kedua. Bukan kita yang minta."

Ia mengatakan pemberian vaksin dosis kedua juga bisa dilakukan di tempat lain dan bahkan di beda kota. Untuk vaksin kedua Chandra dan keluarga melakukannya di Los Angeles, di Eisher Health tanggal 2 Juli 2021.

Proses dari datang hingga selesai vaksinasi cukup cepat. Chandra menuturkan semuanya selesai kurang dari 30 menit. Jika tak termasuk waktu observasi setelah vaksin 10 menit, kemungkinan proses vaksinasi hingga selesai hanya berjalan 10-15 menit.

Ini berbeda dengan vaksinasi di Indonesia yang memakan waktu cukup lama. Chandra sendiri mengaku sebelum vaksin dua dosis Pfizer di AS, ia sudah vaksin dengan dua dosis Sinovac pada Maret 2021 di Indonesia.

Selain itu, vaksinasi di AS juga bisa mendapatkan hadiah. "Pemerintah AS membuat banyak cara agar warga mau divaksin, seperti memberikan voucher dan juga lotre berhadiah US$ 1 juta di semua negara bagian," kata Chandra.

"Ini benar terjadi. Beberapa hari setelah vaksin, saya mendapatkan email, isinya saya dapat voucher US$ 50 per orang. Karena bingung, saya tanya sepupu saya dan diredeem online sama dia. Benar, itu voucher bisa dibelanjakan dimana-mana, belanja online dan offline."

Sementara soal lotere, Chandra mengatakan nama-nama orang yang sudah divaksin otomatis terdaftar. "Data kita masuk untuk bisa diundi. Tolong doakan saya semoga bisa dapat US$ 1 juta ya," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading