Tewaskan Ribuan Orang di India, Ini Ciri & Gejala Jamur Hitam

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
25 July 2021 17:30
Farmers shout anti government slogans during a protest in New Delhi, India, Thursday, July 22, 2021. More than 200 farmers on Thursday began a protest near India's Parliament to mark eight months of their agitation against new agricultural laws that they say will devastate their income. (AP Photo/Manish Swarup)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah fakta baru terungkap seiring penyebaran virus corona baru penyebab Covid-19. Salah satu penyakit yang muncul pascapemulihan Covid-19 adalah jamur hitam atau disebut mucormycosis.

Jamur hitam merupakan penyakit yang cepat menyerang tubuh. Ketika seseorang terkena penyakit itu, biasanya beberapa organ tubuh 'dihilangkan' untuk menghentikan penyebaran bakteri ke otak.

Obat-obatan yang digunakan untuk terapi Covid-19 diketahui dapat membuat tubuh lemah dan dapat meningkatkan kadar gula darah pada penderita diabetes dan pasien Covid-19 non-diabetes. Hal tersebut dikatakan sebagai alasan utama jamur bisa berkembang biak.

Jamur hitam sudah membunuh hampir 4.500 orang di India dan biasanya menyerang pasien setelah sembuh dari Covid-19. Jika tidak diobati tepat waktu, infeksi jamur hitam bisa berakibat fatal.

Apa penyebab jamur hitam?
Kementerian Kesehatan telah mengonfirmasi infeksi jamur hitam terdeteksi di antara orang-orang yang pulih atau telah pulih dari Covid-19. Orang yang menjalani terapi oksigen di ICU, di mana pelembab udara digunakan, lebih berisiko karena terpapar kelembaban. Oleh karena itu, dianjurkan untuk menggunakan air steril untuk terapi oksigen.

Sistem kekebalan yang lemah, penggunaan steroid yang berlebihan, terapi vorikonazol dan diabetes yang tidak terkontrol juga membuat orang berisiko terinfeksi jamur hitam.


Penyakit jamur hitam muncul melalui kontak dengan spora atau elemen jamur dari lingkungan seperti tanah, bahan organik yang membusuk seperti daun, tumpukan kompos, dan kotoran hewan.

Gejala jamur hitam

Gejala utama jamur hitam termasuk perubahan warna pada jaringan mulut, lidah, gusi, hidung tersumbat, pembengkakan wajah, berat di bawah mata, ketidaknyamanan, demam dan sakit kepala.

Berikut adalah tips agar untuk mengurangi kemungkinan terkena infeksi jamur hitam seperti dilansir Times of India.

Menjaga kebersihan mulut
Setelah pemulihan Covid-19, asupan steroid dan obat lain memungkinkan bakteri atau jamur di mulut tumbuh dan menyebabkan masalah pada sinus, paru-paru, dan bahkan otak. Bersihkanlah mulut Anda dengan menyikat gigi dua kali atau tiga kali sehari dan melakukan pembersihan mulut.

Bilas mulut
Menjaga kebersihan mulut yang baik pascapemulihan Covid-19 adalah keharusan bagi pasien untuk melindungi diri dari efek penyakit. Pasien disarankan untuk mengganti sikat gigi setelah hasil tes negatif dan tetap berkumur secara teratur.

Disinfeksi sikat gigi dan pembersih lidah
Pasien yang sembuh dari Covid-19 tidak boleh menyimpan sikat gigi di tempat yang sama dengan tempat orang lain menyimpannya. Disarankan untuk membersihkan sikat dan pembersih lidah secara teratur menggunakan obat kumur antiseptik.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading