Corona Masih Ganas, F1 & MotoGP Australia Resmi Batal

Lifestyle - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
06 July 2021 14:36
Pembalap Yamaha Valentino Rossi dari Italia, kanan, dan Garrett Gerloff dari AS bersaing selama balapan MotoGP di Grand Prix Belanda di Assen, Belanda. (AP/Peter Dejong)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua gelaran olahraga otomotif, Grand Prix Australia Formula One (F1) dan MotoGp, terpaksa dibatalkan oleh penyelenggaranya. Hal ini didasari oleh kasus Covid-19 yang sedang mengalami peningkatan di Negeri Kanguru.

Pada Selasa (6/7/2021) penyelenggara Australian Grand Prix menyebut gelaran balap yang harusnya diadakan 21 November mendatang tak jadi digelar. Pembatalan ini merupakan yang kedua setelah tahun lalu ajang balap mobil yang biasanya diadakan di AlbertPark, Melbourne, itu juga dibatalkan atas alasan yang sama.


"Dengan menyesal kami mengumumkan bahwa Grand Prix Australia 2021 telah dibatalkan karena pembatasan dan tantangan logistik terkait pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung," kata penyelenggara sebagaimana dikutip Channel News Asia (CNA).

Sementara itu di hari yang sama MotoGP juga mengumumkan pembatalan balap yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober mendatang. Ini juga merupakan pembatalan kedua bagi ajang balap motor yang biasa diadakan di Phillip Island yang juga dekat dengan kota Melbourne.

"Pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan komplikasi perjalanan serta pembatasan logistik yang diakibatkannya berarti belum mungkin untuk mengkonfirmasi kelayakan acara saat ini, dan karena itu tidak akan ditampilkan di kalender 2021," kata penyelenggara.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Victoria, Dan Andrews, memang menyarankan pembatalan itu. Pasalnya, tingkat vaksinasi lokal yang rendah dan pengurangan penerbangan internasional ke Australia.

"Waktunya tidak cukup tepat, dan itu membuatnya sangat, sangat menantang," katanya.

"Kami bekerja sangat erat dengan semua mitra kami, terutama F1 dan juga MotoGP. Tetapi beberapa hal mungkin terjadi dalam pandemi dan beberapa hal sangat sulit."

AustraliaFoto: Formula 1/AFP
Australia

Pemerintah Australia sendiri kini sedang memberlakukan tindakan penguncian yang ketat pada beberapa wilayah. Dalam penerapannya, pengunjung dari luar negeri diharuskan untuk menjalani masa karantina selama 14 hari.

Melbourne dan seluruh negara bagian yang menaunginya, Victoria, sedang dalam penguncian. Hal ini diakibatkan oleh lonjakan infeksi varian Delta yang menyerang Australia, terutama di kota pusat perdagangan, Sydney.

Diketahui mobilitas warga di antara dua kota itu cukup tinggi. Ini membuat pemerintah mengambil langkah-langkah lanjutan untuk mengekang laju virus.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Momen-momen Max Verstappen Rebut Gelar Juara Dunia F1 2021


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading