Cuan! Jadi Juara Eropa, Chelsea 'Ditabok' Duit Rp 1 T Lebih

Lifestyle - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
31 May 2021 11:02
Chelsea's team captain Cesar Azpilicueta lifts the trophy at the end of the Champions League final soccer match between Manchester City and Chelsea at the Dragao Stadium in Porto, Portugal, Saturday, May 29, 2021. Chelsea won the match 1-0. (Pierre Philippe Marcou/Pool via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah menanti sembilan tahun, klub Liga Primer Inggris, Chelsea, akhirnya kembali menjadi juara Eropa. Di laga final Liga Champions Eropa, Si Biru menekuk sesama klub Liga Primer, Manchester City.

Partai final dimainkan di Stadion Do Dragao, Portugal. Tempat pelaksanaan dipindah dari Istanbul (Turki) karena Negeri Mustafa Kemal Ataturk sedang 'bergulat' melawan pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19).

Skor akhir di pertandingan itu adalah 1-0 buat Chelsea. Gol tunggal kemenangan disumbangkan oleh Kai Havertz, pemain termahal dalam sejarah The Pensioners setelah diboyong dari Bayer Leverkusen (Jerman) dengan mahar sekitar GBP 62 juta atau Rp 1,26 triliun (dengan asumsi GBP 1=Rp 20.320,93 seperti kurs tengah transaksi Bank Indonesia tertanggal 31 Mei 2021).


Kali terakhir Chelsea menjadi jawara Benua Biru adalah pada 2012. Kala itu, Didier Drogba dan kolega berhasil mengandaskan perlawanan Bayern Muenchen (Jerman) di partai final.

Situasi 2012 pun mirip dengan tahun ini. Pada 2012, Chelsea mengganti manajer pada tengah musim di mana Andre Villas-Boas dilengserkan dan Roberto Di Matteo menjadi caretaker. Legenda sepakbola Italia itu sukses membawa gelar juara Eropa pertama bagi Chelsea.

Musim ini, Chelsea membebastugaskan Frank Lampard pada pertengahan musim dan menunjuk Thomas Tuchel sebagai suksesor. Seperti Di Matteo, sang manajer berkebangsaan Jerman itu berhasil membawa Chelsea menjuarai Liga Champions.

Hal lain yang juga membawa memori 2012 adalah kala itu perjalanan Chelsea ke final dimotori oleh sang mantan pemain termahal yakni Fernando Torres. Eks penyerang Liverpool (Inggris) itu mencetak gol ke gawang Barcelona (Spanyol) untuk memuluskan langkah Chelsea ke final.

Musim ini, giliran Havertz yang menjadi kunci. Gol pemain termahal itu memastikan Chelsea merengkuh si Kuping Besar.

Satu lagi yang mirip dengan 2012 adalah kala itu City menjadi juara Liga Primer Inggris saat Chelsea kampiun Eropa. Musim ini pun demikian.

Halaman Selanjutnya --> Berapa Uang Hadiah yang Didapat Chelsea?

Berapa Uang Hadiah yang Didapat Chelsea?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading