Bunda, Perhatikan Gejala Anak Kena Covid-19 atau Tidak

Lifestyle - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
26 May 2021 09:20
Ilustrasi Virus Covid-19 (Photo created by wirestock via Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Semua orang bisa terinfeksi Covid-19, termasuk anak-anak. Meski kasus terkonfirmasinya tidak sebanyak orang dewasa, namun anak-anak tetap memiliki potensi besar terkena virus ini.

Gejalanya mulai dari ringan hingga penyakit parah. Gejala mungkin muncul 2-14 hari setelah terpapar virus penyebab Covid-19.


Namun orang tua tidak perlu panik, deteksi anak terkena Covid-19 tetap bisa dilakukan, sehingga langkah antisipasi dini bisa diambil.

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat (AS), berikut potensi gejala Covid-19 pada anak:

  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau tubuh
  • Hilangnya nafsu makan
  • Mual atau muntah
  • Kelelahan
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Demam atau meriang
  • Batuk
  • Hidung tersumbat atau pilek
  • Kehilangan indera penciuman
  • Sakit tenggorokan
  • Diare
  • Sakit perut

Gejala Covid-19 paling umum yang dirasakan oleh anak terinfeksi adalah demam dan batuk. Namun, anak-anak dan remaja dapat mengalami salah satu, semua, atau tidak satu pun dari gejala-gejala ini.

Selain itu, orang tua juga perlu memerhatikan hal lain. Yakni kondisi di mana peningkatan risiko anak-anak mengalami gejala Covid-19 lebih parah dibandingkan anak-anak tanpa kondisi medis apapun, yaitu:

  • Diabetes
  • Obesitas
  • Kondisi genetik, neurologis, atau metabolik
  • Asma atau penyakit paru kronis
  • Penyakit sel sabit
  • Penyakit jantung sejak lahir
  • Anak-anak dengan berbagai kondisi kronis yang mempengaruhi banyak bagian tubuh


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading