Selamat Inter Milan! Campioni D'Italia 2020/2021

Lifestyle - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
03 May 2021 06:10
Perayaan Scudetto Inter Milan di Milan, Minggu (3/5/2021). Foto: Dokumentasi Twitter Inter Milan

Jakarta, CNBC Indonesia - Ribuan orang memadati sejumlah ruas jalan di Kota Milan, Italia, Minggu (2/5/2021), saat Inter Milan memastikan diri sebagai juara Serie A 2020/2021. Ini merupakan gelar pertama Inter dalam 11 tahun sekaligus mengakhiri dominasi Juventus yang sukses menjuarai Serie A sebanyak sembilan kali sejak 2012 hingga 2020.

Seperti dilaporkan AFP, Senin (3/5/2021), kepastian La Beneamata meraih titel tak lepas dari hasil imbang yang diraih saingan mereka, Atalanta, kala menghadapi Sassuolo. Hasil itu membuat Inter unggul 13 poin atas La Dea saat liga tersisa empat laga.

Keberhasilan Inter tak dapat dilepaskan dari sosok sang pelatih, Antonio Conte. Uniknya, Conte merupakan pelatih yang memulai rentetan rekor Juventus tatkala meraih Scudetto pada tahun 2012 lalu.

Eks pelatih Chelsea ini mulai melatih Inter pada 2019. Bagi Conte, kemenangan ini merupakan salah satu pencapaian terbesar sepanjang kariernya.

"Bukan pilihan yang mudah bagi saya untuk melatih Inter. Mereka juga rival langsung Juventus, mantan klub saya," katanya.

Raihan Scudetto ini menjadikan koleksi Inter bertambah menjadi 19 atau unggul satu titel di atas rival sekota, AC Milan. Kendati demikian, capaian itu masih jauh di bawah rekor milik Juventus yang sudah 36 kali menjuarai kompetisi tertinggi di Italia itu.

Sekadar mengingatkan, I Nerazurri tak pernah meraih trofi sejak Coppa Italia 2011. Inter pun absen di Liga Champions selama enam musim sebelum pelatih Luciano Spaletti membawa mereka kembali ke kompetisi bergengsi di Eropa tersebut per 2018.



Keberhasilan Inter juga tentu tidak dapat dilepaskan dari peran pemilik klub. Sebelumnya, Inter dimiliki oleh miliarder Massimo Moratti. Moratti kemudian menjual klubnya itu kepada konsorsium yang dipimpin pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir, pada 2013.

Korporasi asal China, Suning Holdings Group, lantas mengambil alih mayoritas saham pada 2016. Ini adalah pertama kali klub yang dimiliki pengusaha asing memenangkan Serie A.

"Ini sangat emosional dan waktu yang spesial bagi semua orang yang terlibat dalam proyek ini dan yang telah bersama kami dalam perjalanan ini," ujar Presiden Inter Steven Zhang.

"Untuk fans kami di seluruh dunia, di Milan dan di Italia, Scudetto ini untuk kalian. Masa depan Inter akan sama seperti sejarah 100 tahun klub dan akan selalu seperti ini," lanjutnya.

Sebagaimana dijelaskan di awal, keberhasilan Inter tentu mengakhiri era keemasan Juventus. Si Nyonya Besar sendiri sedang memulai era baru di bawah pelatih Andrea Pirlo, sosok yang pernah bermain di bawah Conte. Pirlo mengambil alih kursi kepelatihan dari Maurizio Sarri per musim panas lalu.

Saat ini, Juventus sedang berjuang untuk menyelesaikan liga di urutan empat besar demi satu tempat di Liga Champions. Juventus masih bertengger di urutan ketiga klasemen sementara dengan raihan 69 poin dari 34 laga. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan hanya unggul dua angka atas Napoli yang berada di urutan kelima klasemen.


"Kami akan kembali," ujar Presiden Juventus Andrea Agnelli di akun Twitter-nya.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading