Mengenang 27 Tahun Kematian Kurt Cobain

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
08 April 2021 16:17
In this photo taken Monday, Sept. 23, 2013, a sign marks the location of Foto: Kurt Cobain (AP/Elaine Thompson)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tepat pada 8 April 1994 silam, pentolan grup band Nirvana, Kurt Donald Cobain ditemukan tidak bernyawa di rumahnya di Kota Seattle, Washington, Amerika Serikat (AS). Jenazah Kurt ditemukan pertama kali oleh seorang tukang reparasi yang hendak memperbaiki listrik rumahnya.

Menurut hasil forensik, musisi tersebut tewas pada usia 27 tahun dengan tembakan di bagian kepala, dengan kandungan heroin di tubuhnya. Ia juga sudah dipastikan tewas tiga hari sebelum ditemukan, tepatnya pada 5 April 1994.


Kematian Kurt diduga kuat merupakan bunuh diri. Hal ini diperjelas oleh sebuah catatan yang ditulis dan ditinggalkan olehnya.

Namun, kepergian mendadak musisi tersebut, selain menimbulkan duka mendalam bagi penggemar musik grunge di seluruh dunia, juga memunculkan berbagai teori mengenai misteri kematiannya. Bahkan tidak sedikit orang menganggap bahwa Kurt tewas dibunuh orang.

Dalam kesuksesan musiknya, Kurt dikatakan bergumul dengan masalah kesehatan mental, serta kecanduan heroin. Kurt juga memiliki masa lalu yang tak mengenakan.

Kurt, yang lahir di Aberdeen pada 20 Februari 1967, terlahir dari keluarga broken home, orang tuanya bercerai saat usianya masih 8 tahun. Hal inilah yang menjadikan sosoknya pemurung dan sering menyendiri.

Pada 4 Maret 1994, Kurt ditemukan overdosis sampanye dan obat-obatan. Menurut istrinya, Courtney Love, ini merupakan upaya bunuh diri pertamanya. Hingga sebulan kemudian ia ditemukan tak bernyawa.

Jauh sebelum kematiannya, Kurt sudah tampil di berbagai band, sampai pada tahun 1987 dia meyakinkan temannya, Krist Novoselic, untuk bergabung dengannya dalam sebuah sebuah band baru, Nirvana.

Selama beberapa tahun, ketika mereka menulis musik dan berlatih, keduanya berjuang untuk menemukan seorang drummer untuk bergabung dengan mereka, sampai pada tahun 1990 mereka merekrut Dave Grohl, yang kemudian menjadi penyanyi utama Foo Fighters.

Sebelum penunjukan Dave, ketika Chad Channing menjadi drummer mereka, mereka merilis album pertama mereka, Bleach, pada tahun 1989.

Setelah ini, Dave menjadi drummer penuh waktu, dan mereka merilis album ikonik berjudul Nevermind pada tahun 1991. Album ini memperlihatkan grunge, yang telah menjadi gerakan subkultural di tahun 1990-an, menjadi arus utama dengan lagu-lagu seperti Smells Like Teen Spirit.

Sementara kesuksesan arus utama mereka sangat bagus untuk genre musik, Kurt berjuang dengan tur dan mempertahankan akar musik bawah tanah (underground) dengan ketenaran Nirvana di seluruh dunia.

Kurt juga seorang penulis lagu utama untuk band dan menulis banyak lirik melankolis yang melambangkan gerakan grunge.

DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri. Misalnya Tim Pijar Psikologi melalui https://pijarpsikologi.org/konsulgratis.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Baca Juga
Features
    spinner loading