Hati-hati Pakai Hand Sanitizer, Ternyata Ini Ada Bahayanya!

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
24 January 2021 10:00
Caitlin Bagenstose makes hand sanitizer at the Eight Oaks Farm Distillery in New Tripoli, Pa., Monday, March 16, 2020. Chad Butters, who founded the distillery, grew increasingly angry as he saw the skyrocketing price of hand sanitizer. So he decided to do something about it: He's temporarily converting his operation into a production line for the suddenly hard-to-find, gooey, alcohol-based disinfectant. (AP Photo/Matt Rourke)

Jakarta, CNBC Indonesia - Membersihkan tangan dengan air dan sabun adalah salah satu cara penting untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tetapi ketika sabun dan air tidak tersedia, pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizer) adalah pilihan banyak orang untuk membunuh kuman dan virus di tangan.

Namun, rupanya hand sanitizer tidak begitu aman untuk anak-anak. Dalam laporan penelitian yang didokumentasikan di Prancis, hand sanitizer memberikan satu konsekuensi, yakni cedera kimiawi pada anak-anak yang secara tidak sengaja terkena hand sanitizer.

Data dari Pusat Kontrol Racun Prancis (French Poison Control Center) memaparkan ada tujuh kali lebih banyak kasus di antara anak-anak yang terpapar bahan kimia berbahaya di hand sanitizer antara 1 April dan 24 Agustus 2020, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.


Demikian pula, pada periode yang sama, 16 anak dirawat di rumah sakit oftalmologi pediatrik di Paris karena mata mereka bercipratan dengan hand sanitizer dibandingkan dengan hanya satu anak laki-laki pada tahun 2019. Dua kasus parah memerlukan pembedahan untuk transplantasi jaringan ke dalam kornea mereka.

Kasus rumah sakit semuanya terjadi pada anak-anak di bawah usia 4 tahun, dan para peneliti Prancis mengatakan alasannya kemungkinan karena dispenser hand sanitizer biasanya setinggi 1 meter. Meskipun ini setinggi pinggang untuk kebanyakan orang dewasa, ini setinggi mata untuk anak-anak.

"Dengan maraknya penggunaan hand sanitizer di tempat-tempat umum, tidak terduga bahwa anak-anak kecil akan tertarik pada dispenser ini, banyak di antaranya tampaknya secara tidak sengaja dirancang untuk memfasilitasi kontak antara hand sanitizer dan mata anak-anak," kata Dr. Kathryn Colby dari departemen oftalmologi Sekolah Kedokteran Grossman di Universitas New York dalam komentar yang menyertai penelitian tersebut.

Studi tersebut dipublikasikan di jurnal JAMA Opthamology pada Kamis (21/1/2021), dikutip CNN International.

Pembersih tangan menyumbang hanya 1,3% dari semua insiden paparan mata kimia pada anak-anak pada 2019, menurut database Prancis. Angka itu naik 9,9% pada tahun 2020, dan dikatakan sebagian besar kasus ringan.

Risiko terbesar bagi anak-anak, menurut penelitian, bisa berasal dari dispenser hand sanitizer yang dipasang di tempat umum, seperti di mal, sekolah, tempat kerja dan di transportasi umum. Pada 2020, 63 kasus pajanan terjadi di tempat umum, sementara tidak ada yang dilaporkan pada 2019.

Selain itu banyak produk hand sanitizer memiliki konsentrasi etanol yang tinggi, yang dapat membunuh sel di kornea.

Dalam studi terkait yang diterbitkan di jurnal yang sama, dokter di India merinci kasus dua anak yang secara tidak sengaja menyemprotkan pembersih tangan ke mata, dengan konsekuensi serius.

Anak berusia 4 tahun mengeluh bahwa dia tidak tahan melihat cahaya, sedangkan anak berusia 5 tahun mengalami kerusakan pada kelopak matanya.

Kedua anak tersebut sembuh total setelah menjalani perawatan dengan larutan garam dan obat tetes mata, namun dokter mereka mengatakan perlu mempertimbangkan potensi bahaya pembersih tangan di tempat umum dan sekolah.

Lalu, bagaimana mencegah hal tersebut terjadi kepada anak-anak?

Berikut rekomendasi para dokter:

- Mempromosikan mencuci tangan dengan sabun dan air daripada hand sanitizer

- Mengajar dan melatih anak-anak cara menggunakan hand sanitizer

- Memiliki dispenser hand sanitizer terpisah di toko dan mal untuk anak-anak, sebaiknya di ketinggian yang lebih rendah, yaitu di bawah permukaan wajah anak-anak

- Menempatkan tanda peringatan di sebelah dispenser pembersih

Colby mengatakan bahwa orang tua juga perlu memastikan mata anak mereka dengan cepat diperiksa oleh seorang profesional medis jika mereka terpapar alkohol sanitizer, dengan diagnosis dan pengobatan dini yang kemungkinan besar dapat mengurangi konsekuensi jangka panjang dari cedera kimiawi pada mata.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading