Cek ya! Daftar 12 Penyakit Komorbid yang Gak Bisa Divaksin

Lifestyle - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
31 December 2020 10:40
FILE - In this Monday, March 16, 2020 file photo, a patient receives a shot in the first-stage study of a potential vaccine for COVID-19, the disease caused by the new coronavirus, at the Kaiser Permanente Washington Health Research Institute in Seattle. On Friday, March 20, 2020, The Associated Press reported on stories circulating online incorrectly asserting that the first person to receive the experimental vaccine is a crisis actor. All participants who volunteered for the test were screened and had to meet a set list of criteria. They were not hired as actors to simulate a role. (AP Photo/Ted S. Warren)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) memberikan rekomendasi daftar pemberian vaksinasi Covid-19 produksi Sinovac, perusahaan farmasi asal China yang sudah dipesan Indonesia, terhadap orang dengan komorbid atau penyakit penyerta.

Berdasarkan keterangan resminya, disebutkan salah satu rekomendasi itu berisi daftar penderita penyakit komorbid yang tidak bisa atau belum layak mendapatkan vaksin Covid-19.

Rekomendasi tersebut disusun berdasarkan data publikasi fase I/II mengenai Sinovac, data uji fase III di Bandung, dan data uji vaksin inactivated lainnya.


Rekomendasi ini diberikan kepada Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan tembusan ke Kementerian Kesehatan.

Vaksin Covid-19 diberikan dengan kriteria pada orang dewasa sehat usia 18-59 tahun, menandatangani surat persetujuan (informed consent), menyetujui mengikuti aturan dan jadwal imunisasi.

PB PAPDI menegaskan bahwa pada individu yang akan divaksin, jika terdapat lebih dari 1 komorbid/penyakit penyerta sesuai keterangan dan ada yang belum layak divaksin, maka dipilih yang belum layak.

Sebelumnya, dalam konferensi pers Rabu (30/12), Pemerintah Indonesia memastikan sudah mengamankan pasokan vaksin Covid-19 dari pabrikan farmasi asal Inggris, AstraZeneca dan farmasi asal AS, Novavax sebanyak 100 juta dosis, masing-masing 50 juta dosis.

Pada saat bersamaan sebanyak 1,8 juta dosis vaksin Sinovac akan tiba pada Kamis ini (31/12), sehingga total sudah ada 3 juta vaksin Sinovac akan berada di Indonesia.

"Hari ini [Rabu] kita juga berhasil mengamankan supply vaksin dari AstraZeneca dan Novavax masing-masing 50 juta dosis. Penandatangan penanganan supply AstraZeneca dan Novavax telah teman-teman saksikan sebelumnya," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers, Rabu (30/12).

Berikut daftar penderita penyakit komorbid yang tak bisa atau belum layak divaksin Covid-19.

1. Penyakit autoimun sistemik (SLE, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya)
Pasien tidak dianjurkan untuk diberikan vaksin Covid-19 sampai hasil penelitian yang lebih jelas telah dipublikasi.

2. Sindrom Hiper IgE
Pasien penyakit ini tidak dianjurkan untuk diberikan vaksin Covid-19 sampai hasil penelitian yang lebih jelas telah dipublikasi.

3. Pasien dengan infeksi akut
Pasien dengan kondisi penyakit infeksi akut yang ditandai dengan demam menjadi kontraindikasi vaksinasi.

4. PGK (penyakit ginjal kronis) non dialisis, PGK dialisis, transplantasi ginjal, sindroma nefrotik dengan imunosupresan/kortikosteroid
Pemberian vaksin belum direkomendasikan pada pasien penyakut ini karena belum ada uji klinis mengenai efikasi dan keamanan vaksin tersebut terhadap populasi ini.

5. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Beberapa uji klinis dari sejumlah vaksin Covid-19 telah meneliti pasien dengan hipertensi. Sayangnya, penderita penyakit ini belum direkomendasikan mendapat vaksin Covid-19 karena belum ada rekomendasi. Rekomendasi menunggu hasil uji klinis di Bandung.

6. Gagal jantung
Belum ada data mengenai keamanan vaksin pada pasien ini.

NEXT: Masih ada komorbid lainnya

Jantung Koroner hingga Kanker
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading