Belajar Investasi? Ini 4 Rekomendasi Buku dari Warren Buffett

Lifestyle - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
25 December 2020 15:00
Infografis/ rela jual saham bank Warren  Buffett Kini  Investasi Emas/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa tahun lalu, Pendiri dan CEO Perusahaan Kombucha Better Booch, Trey Lockerbie berkesempatan bertemu dengan miliarder Warren Buffett. Cerita itu disampaikan Lockerbie bersama Sean Murray pada podcast 'The Good Life'.

Melansir CNBC 'Make It', Jumat (25/12/2020), Lockerbie telah berkesempatan untuk mengajukan beberapa pertanyaan kepada Buffett tentang investasi.

Saat itu, Lockerbie aktif melakukan jual-beli saham. Dia bertanya kepada Buffett, apakah membaca buku-buku karya Benjamin Graham terkesan ketinggalan zaman?


Seperti diketahui, Graham menulis 'Security Analysis' pada 1934 dan 'Intelligent Investor' pada 1949.

Buffett, yang kini telah sukses menjadi investor, mengakui telah menggunakan strategi investasi dengan nilai yang sama seperti yang diajarkan oleh Graham selama beberapa dekade.

Jadi, Buffett menyarankan Lockerbie membaca ulang buku-buku Graham dan fokus pada bab-bab tentang psikologi investasi.

Buffett juga merekomendasikan Lockerbie untuk membaca dua buku, karya George Goodman yang menulis dengan nama pena 'Adam Smith'.

Berikut empat buku yang menurut Lockerbie telah direkomendasikan oleh Buffett:

1. Security Analysis oleh Benjamin Graham

Ditulis oleh Profesor Columbia Business School Graham, yang juga dijuluki sebagai the father of value investing. Graham menulis buku ini bersama David Dodd.

Security Analysis menyoroti dasar investasi nilai atau membeli saham, dan menahannya untuk jangka waktu yang lama. Buku itu berdampak besar pada Buffett.

Faktanya, setelah dia mengetahui Graham dan Dodd mengajar di Universitas Columbia, Buffett menghubungi Dodd dan meminta untuk diterima sebagai muridnya di sana.

"Saya berkata, 'Profesor Dodd yang terhormat. Saya pikir kalian sudah mati, tapi sekarang saya mengetahui bahwa Anda masih hidup dan mengajar di Columbia. Saya benar-benar ingin datang," kata Buffett dalam 'Becoming Warren Buffett' di HBO.


2. Intelligent Investor oleh Benjamin Graham

Buffett juga merekomendasikan 'Intelligent Investor' berkali-kali.

"Kehidupan finansial saya berubah dengan pembelian (Buku 'Intelligent Investor')," tulis Buffett dalam suratnya pada 2013 kepada pemegang saham Berkshire Hathaway.

"Ide Ben dijelaskan secara logis dalam prosa yang elegan dan mudah dipahami," kata Buffett melanjutkan.

Buku ini menjelaskan secara mendalam tentang proses dari sebuah investasi.

"Dari semua investasi yang pernah saya lakukan, membeli buku Ben adalah yang terbaik (kecuali untuk pembelian dua surat nikah saya)," kata Buffett pada 2013.


3. The Money Game oleh Goodman (alias Smith)

"(Goodman, alias Smith) terutama dalam The Money Game sangat berwawasan luas, dan dia tahu cara membuat prosa juga bernyanyi," kata Buffett kepada The Wall Street Journal pada 2014.

Dalam buku The Money Game yang diterbitkan pada 1968, Goodman berpendapat bahwa pasar saham harus dipandang sebagai contoh permainan dan menulis hiruk pikul Wall Street pada tahun 1960-an

"Dia tahu bagaimana menunjukkan jarinya pada hal-hal yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya. (Goodman) berpegang pada fakta, tapi dia membuatnya jauh lebih menarik," ujar Buffett.


4. Supermoney oleh Goodman (alias Smith)

Diterbitkan pada tahun 1972, Supermoney menyoroti pasar saham pada era 197-0an, dan bahkan menampilkan profil Buffett sendiri.

"Dalam buku ini, Adam Smith mengatakan saya suka metafora bisbol. Dia benar," tulis Buffett di depan buku itu.

"Jadi, saya hanya akan mendeskripsikan buku ini sebagai padanan penampilan ('New York Yankees') Don Larsen pada 8 Oktober 1956. Bagi yang belum tahu, itu adalah hari di mana dia mengajukan satu-satunya permainan sempurna dalam sejarah Seri Dunia."


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading