Tak Percaya Janda Bolong Sampai Rp 80 Juta, Pejabat Ini Kaget

Lifestyle - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
05 December 2020 14:45
Ilustrasi tanaman hias janda bolong Hijau (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah pandemi Covid-19 yang masih merebak, membuat masyarakat harus mencari cara untuk bisa berdiam di rumah atau stay at home, salah satunya dengan berkebun atau bercocok tanam.

Tak heran pasar tanaman hias saat ini digandrungi oleh semua kalangan di Indonesia. Beberapa bulan terakhir, atau selama pandemi Covid-19, harga tanaman Monstera adansonii atau kerap disebut tanaman 'Janda Bolong' melonjak drastis, bahkan hampir ratusan juta.

Kenaikan harga yang tidak logis tersebut membuat Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto penasaran. Dalam akun instagram pribadinya @bimaaryasugiarto, ia tampak menyambangi toko penjual tanaman hias.


Sang penjual pun mengenalkan jenis tanaman yang daunnya runcing dengan aksen lubang-lubang.

"Ini Monstera adansonii variegata kenzo itu bahasa latinnya kalau dikenal umumnya janda bolong. Harganya Rp 80 juta," kata sang penjual.

Mengetahui harga tersebut, sontak membuat Bima Arya kaget. Serta menanyakan berkali-kali seolah tidak percaya.

"Rp 80 juta segini, beneran pak, segini? Wah ini gaji walikota berapa tahun ini," ucap Bima Arya.

Kendati mahal, Bima Arya pun mengambil hikmah dengan besarnya harga tanaman hias tersebut. Dimana menurutnya tren urban farming semakin hits dan banyak orang senang dirumah dan bercocok tanam di tengah pandemi Covid-19.

"Iya tapi berkahnya urban farming sedang booming ya pak? Saya beli 10 deh pak," canda Bima Arya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading