Skandal Wawancara Putri Diana, Ini Kata Pangeran William

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
19 November 2020 11:30
Princess Diana arrives at the Royal Geographical Society in London for a speech on the dangers of landmines throughout the world June 12, 1997. REUTERS/Ian Waldie

Jakarta, CNBC Indonesia - Pangeran William menyambut baik penyelidikan soal wawancara mendiang ibunya Putri Diana pada 1995 dengan media Inggris BBC. Hal tersebut muncul dan sempat menghebohkan dunia.

Menurut Reuters, saat itu Diana diduga dijebak agar mau melakukan wawancara. Adik sang putri, Charles Spencer menuding wartawan BBC Martin Bashir menggunakan dokumen palsu untuk membujuk Diana.




Salah satunya adalah soal klaim teleponnya yang disadap dan pengawal yang berencana melawan Diana. Termasuk pernyataan bank palsu yang menunjukkan dua orang pembantu senior kerajaan dibayar untuk mengawasi sang putri.

"Penyelidikan independen adalah langkah ke arah yang benar. Ini akan membantu mengungkapkan kebenaran di balik tindakan yang mengarah pada wawancara ... keputusan yang diambil oleh mereka di BBC saat itu," kata William dalam sebuah pernyataan.

Selama wawancara, yang ditonton lebih dari 20 juta pemirsa di Inggris, Diana mengejutkan masyarakat dengan mengakui perselingkuhan sang suami. Ia bahkan mengungkapkan detail dari pernikahannya yang gagal dengan Pangeran Charles.

Sementara itu, petinggi BBC Tim Davie mengatakan akan bertekad untuk mengungkap kebenaran tentang klaim adik Diana itu. Penyelidikan ini nantinya akan dipimpin oleh mantan hakim Mahkamah Agung dan akan fokus pada bagaimana BBC mendapatkan wawancara serta apakah para eksekutif menutup-nutupi sesuatu.

Bashir sendiri belum berkomentar kepada media. Ia kini sedang cuti karena sakit, memulihkan diri dari operasi jantung juga Covid-19.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading