Pangeran Charles Rambah Bisnis Fesyen, Jual Baju Rp 24 Juta

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
16 November 2020 11:47
FILE - In this Monday, March 9, 2020 file photo, Britain's Prince Charles and Camilla the Duchess of Cornwall, in the background, leave after attending the annual Commonwealth Day service at Westminster Abbey in London, Monday, March 9, 2020. Prince Charles, the heir to the British throne, has tested positive for the new coronavirus. The prince’s Clarence House office reported on Wednesday, March 25, 2020 that the 71-year-old is showing mild symptoms of COVID-19 and is self-isolating at a royal estate in Scotland. For most people, the coronavirus causes mild or moderate symptoms, such as fever and cough that clear up in two to three weeks (AP Photo/Kirsty Wigglesworth, File)

Jakarta, CNBC Indonesia -Pangeran Charles dikabarkan sibuk dengan bisnis barunya. Pria berusia 71 tahun itu tengah menggeluti bisnis fesyen.

Proyek ini merupakan bagian dari kemitraan jangka panjang antara The Prince's Foundation dan Yoox Net-A-Porter Group. Ini dibuat dengan harapan memperkuat keterampilan tekstil tradisional di Inggris dan Italia.




Dikutip Fox News, koleksi ini terdiri dari 18 item. Ini mencakup sepuluh barang untuk wanita dan delapan untuk pria, dengan harga mulai dari £ 395 (Rp 16 juta) hingga £ 1295 (Rp 24 juta).

Dalam eksekusi-nya, busana-busana yang dirilis adalah karya desainer muda yang merupakan mahasiswa dari sekolah fesyen Politecnico di Italia. Sementara, produksinya dilakukan di Inggris di bawah lembaga pelatihan milik The Prince's Foundation.



Koleksinya meliputi sweeter turtleneck, mantel wol double-breasted, dan jaket bomber. Ini juga bagian dari proyek Modern Artisan yang dibawahi badan amal milik Pangeran Charles  yang fokus pada fesyen sustainable alias ramah lingkungan

"Proyek Modern Artisan lahir dari sama-sama memiliki ketertarikan dengan fashion berkelanjutan antara Prince of Wales, presiden dari The Prince's Foundation dan Federico Marchetti, CEO dari grup Net-A-Porter," kata pihak yayasan milik Pangeran Charles.

Terkait soal fesyen suistanable, Pangeran Charles sering terlihat mengenakan pakaian yang sama berulang kali. Belum lama ini ia mengatakan kepada Vogue Inggris bagaimana dia lebih memilih untuk memperbaiki barangnya, daripada membuangnya sehingga bisa dipakai jangka panjang.




[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pangeran Charles & William Sempat Ribut Besar Gegara Ini


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading