Josep Maria Bartomeu Mundur, Siapa Calon Presiden Barcelona?

Lifestyle - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
28 October 2020 14:13
Camp Nou akan diperbesar kapasitasnya hingga mencapai 100 ribu kursi. AP/

Jakarta, CNBC Indonesia - Mundurnya Josep Maria Bartomeu dari kursi Presiden Barcelona membuat klub Catalan itu harus melalui proses transisi. Dilansir dari Marca, Rabu (28/10/2020), kursi kepemimpinan Barcelona bakal dipegang oleh dewan Interim atau sementara.

Mereka akan bertanggung jawab membuat keputusan klub sehari-hari serta mengatur pemilihan untuk kepresidenan Barcelona berikutnya, yang sedianya akan digelar pada Maret 2021 sebelum pengunduran diri Bartomeu.

Orang yang bakal bertanggung jawab adalah Presiden Komisi Ekonomi Barcelona Carles Tusquets. Meski baru berusia 27 tahun, Ia bakal memimpin dewan sementara ini dan akan bertanggung jawab untuk pemilihan Presiden klub sampai presiden baru tersebut mengambil alih.

Carles Tusquets adalah pebisnis Catalan terkenal yang tahun lalu mencalonkan diri sebagai presiden Kamar Dagang Barcelona, meskipun pada akhirnya dia kalah dalam perlombaan untuk kandidat independen.

Sayang, catatannya bisa terbilang kurang apik. Ia pernah disebut hakim telah menyembunyikan uang senilai US$ 26 juta di Swiss. Kemudian Tusquets membuat akun tersembunyi di JP Morgan, yang ditemukan selama penyelidikan.

Dengan catatan itu, Tusquets bertanggung jawab dalam pemilihan Presiden baru maksimal tiga bulan. Meski idealnya diadakan sebelum akhir tahun, bahkan secepat mungkin.

Seperti diketahui, Bartomeu dan beberapa direksi lain akhirnya resmi mengundurkan diri. Pengumuman itu dilakukan pada sesi konferensi pers di Camp Nou, Spanyol, Rabu (28/10/2020) dini hari WIB.

Bartomeu memilih mundur dari kursi nomor 1 klub Catalan itu di tengah situasi krisis belakangan ini. Utamanya sejak dikalahkan Real Madrid 1-3 dalam lanjutan La Liga pada akhir pekan lalu.




Di sisi lain, penggemar terus meneriakkan agar Bartomeu mundur sejak beberapa waktu silam. Ia diminta untuk melepas jabatannya.

Bahkan muncul pula petisi ketidakpercayaan terhadapnya. Lebih dari 16 ribu anggota telah ikut menandatangani petisi tersebut. Ia makin tertekan setelah pemerintah Catalan menolak persetujuan Bartomeu untuk menunda mosi tidak percaya.

Meski harus mundur, Ia mengaku tidak masalah.

"Saya dan direksi lain senang dengan keputusan ini," kata Bartomeu dilansir dari Marca.

"Saya harap dalam beberapa hari ke depan pemotongan gaji pemain bisa disepakati karena kalau tidak Barcelona bisa menghadapi konsekuensi yang tidak bagus untuk masa depan klub," lanjutnya.

Tidak bisa disangkal keputusan Bartomeu diduga banyak pihak akibat konflik dengan mega bintang Lionel Messi. Pemain asal Argentina itu mengancam pergi dari Barcelona pada bursa transfer awal musim ini.

Konflik dengan Messi kian mencuat ke publik setelah La Pulga menyebut Bartomeu telah berbohong soal keputusannya akan hengkang. Messi juga mengkritik Bartomeu yang dianggap tidak punya rencana di Barcelona.

Hingga kini, Messi belum memberikan pernyataan apapun soal lengsernya Bartomeu.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading