Lifestyle

Bukan Suplemen, Ini Vitamin Penting untuk Lawan Corona

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
16 September 2020 08:33
Anthony Fauci. (AP/Kevin Dietsch) Foto: Anthony Fauci. (AP/Kevin Dietsch)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lupakan suplemen peningkat kekebalan, sebab menurut penasihat kesehatan Gedung Putih, Anthony Fauci, mereka tidak memiliki khasiat apa-apa. Namun setidaknya ada dua vitamin yang direkomendasikan Fauci untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat.

"Jika Anda kekurangan vitamin D, itu berdampak pada kerentanan Anda terhadap infeksi. Jadi saya tidak keberatan merekomendasikannya, dan saya melakukannya sendiri dengan mengonsumsi suplemen vitamin D," kata Fauci, selama Live Instagram beberapa waktu lalu, ketika aktris Jennifer Garner bertanya kepadanya tentang suplemen peningkat kekebalan.



Selain vitamin D, Fauci mengatakan bahwa vitamin C juga sumber antioksidan yang baik. "Jadi, jika orang ingin mengkonsumsi satu atau dua gram vitamin C paling banyak, itu tidak masalah," katanya.

Faktanya, para peneliti di University of Chicago Medicine belum lama ini menemukan hubungan antara kekurangan vitamin D dan kemungkinan terinfeksi Covid-19. Mereka yang kekurangan vitamin D lebih mungkin untuk dites positif.

"Vitamin D penting untuk fungsi sistem kekebalan dan suplemen vitamin D sebelumnya telah terbukti menurunkan risiko infeksi saluran pernapasan akibat virus," kata David Meltzer, kepala pengobatan rumah sakit di UChicago Medicine dan penulis utama studi tersebut dalam siaran pers pada 8 September.




Sementara vitamin C berkontribusi pada pertahanan kekebalan dengan mendukung berbagai fungsi seluler dari sistem kekebalan tubuh, menurut sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan oleh The National Institutes of Health. Vitamin C juga tampaknya mencegah dan mengobati infeksi pernapasan dan sistemik.

Selama wawancara lain dengan aktris Tiffany Haddish yang dirilis pada 4 September, Fauci mengatakan dalam studi klinis sebagian besar suplemen yang disebut dapat meningkatkan kekebalan tidak benar-benar berkhasiat membantu orang.

Faktanya, banyak dari tanaman obat ini "tidak melakukan apa-apa atau, jika Anda meminumnya terlalu banyak, mereka membahayakan Anda," kata Fauci memberitahu Haddish.

Secara keseluruhan, cara terbaik untuk meningkatkan sistem kekebalan adalah dengan tidur nyenyak dan olahraga, kata Fauci.

"Itu adalah hal-hal yang jauh lebih baik daripada sekumpulan tanaman obat yang benar-benar tidak pernah benar-benar terbukti dapat melakukan itu," lanjut Fauci.

Pada Maret, Fauci, yang telah menjadi anggota satuan tugas Covid-19 Gedung Putih, mengatakan ia sering bekerja 20 jam sehari menangani pandemi. Dia memuji istrinya, Christine Grady (35), seorang perawat bioetika, karena mengingatkannya untuk menjaga dirinya sendiri.

Kemudian dalam Majalah InStyle edisi Juli, Fauci mengatakan bahwa dia juga menyediakan waktu untuk berjalan kaki setidaknya 3,5 mile atau kurang lebih 5 km sehari untuk menghilangkan stres dan menjaga kesehatan selama pandemi.

Fauci, yang juga menjadi direktur Institut Nasional untuk Alergi dan Penyakit Menular sejak 1984, biasa berlari sejauh tujuh mil sehari pada waktu makan siang, tetapi beralih ke jalan cepat.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading