Ini 5 Orang Paling Tajir Singapura, Tak Goyang Meski Resesi

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
22 August 2020 13:22
The Merlion statue in Singapore. (FILE PHOTO: Reuters/Edgar Su)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi virus corona (Covid-19) mendorong Singapura ke dalam jurang resesi. Pada kuartal yang berakhir pada Juni, Singapura yang bergantung pada perdagangan tersebut melaporkan penurunan produk domestik bruto (PDB) sebesar 13,2% year-on-year, meskipun ada sebesar US$ 68 miliar dolar paket stimulus oleh pemerintah untuk menopang ekonomi.

Sementara itu, Indeks saham patokan Singapura, Straits Times Index (STI) juga tercatat turun 21%. NamunĀ  50 orang terkaya di Singapura malah mengalami peningkatan kekayaan bersih kolektif 28% menjadi US$ 167 miliar dolar.


Singapura, yang telah menjadi magnet bagi para taipan dari seluruh penjuru dunia, telah diuntungkan dengan menyediakan rumah bagi ekspatriat kaya yang beberapa diantaranya telah mengambil kewarganegaraan. Berikut lima orang terkaya di Singapura berdasarkan data Forbes:


1. Zhang Yong & Shu Ping (Rp 280,5 triliun)

Pasutri Zhang Yong dan Shu Ping menduduki peringkat pertama sebagai orang terkaya di Singapura, dengan US$ 19 miliar atau setara dengan Rp 280,5 triliun (asumsi Rp 14.764/US$). Kekayaan mereka didapat dari bisnis jaringan hotpot Sichuan Haidilao, yang go public pada September 2018.

Zhang kini menjadi pemimpin Haidilao International Holding, sedangkan istrinya Ping, yang juga salah satu pendiri, menjadi direktur di perusahaan tersebut.

Haidilao merupakan jaringan restoran yang kini memiliki US$ 3,8 miliar dalam penjualan dari 768 restoran, yang sebagian besar berada di China, dan di Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, beserta Singapura.

Haidilao terkenal dengan hidangan pedas dan layanan pelanggannya yang penuh perhatian, termasuk menawarkan manikur gratis untuk para pelanggan yang menunggu.

Namun uniknya, Zhang yang lahir di China tidak pernah menyelesaikan sekolah menengah, dan saat memulai bisnis, Zhang bahkan tidak tahu bagaimana menyiapkan hotpot khas Sichuan.

Zhang Yong (PHOTO BY GRAHAM UDEN Via FORBES)Foto: Zhang Yong (PHOTO BY GRAHAM UDEN Via FORBES)
Zhang Yong (PHOTO BY GRAHAM UDEN Via FORBES)

2. Li Xiting (Rp 262,8 triliun)

Li Xiting adalah salah satu pendiri dan ketua perusahaan alat kesehatan Mindray Bio-Medical Electronics yang didirikan pada 1991 dengan kantor pusat di Shenzhen. Li, yang memegang memegang gelar sarjana dari Universitas Sains dan Teknologi China, kini menempati posisi kedua orang terkaya di Singapura dengan US$ 17,8 miliar atau Rp 262,8 triliun.

Li Xiting sekarang menjadi warga negara Singapura yang dinaturalisasi, sama seperti Zhang Yong

Lonjakan permintaan ventilator Mindray dan perangkat medis lainnya membuat saham Li yang terdaftar di Shenzhen melonjak di tengah pandemi. Mindray sendiri telah menyumbangkan perangkat medis senilai US$ 4,6 juta ke rumah sakit selama pandemi Covid-19, termasuk di Wuhan dan Italia utara.

Li Xiting (PHOTO BY IMAGINECHINA via Forbes)Foto: Li Xiting (PHOTO BY IMAGINECHINA via Forbes)
Li Xiting (PHOTO BY IMAGINECHINA via Forbes)


3. Goh Cheng Liang (Rp 218,5 triliun)

Goh Cheng Liang mendapatkan sebagian besar kekayaannya dari saham Nippon Paint Holdings Jepang, produsen cat terbesar keempat di dunia. Maka tak heran taipan cat ini menduduki peringkat ketiga dengan kekayaan bersihnya meningkat menjadi US$ 14,8 miliar atau Rp 218,5 triliun dari US$ 9,5 miliar tahun lalu.

Goh, yang kini berusia 93 tahun, mulai membuat cat di sebuah pabrik kecil di Singapura sebelum bermitra dengan Nippon Paint Jepang pada tahun 1962. Putra Goh, Hup Jin, ditunjuk sebagai ketua Nippon Paint pada Maret 2018 dan juga menjalankan usaha patungan pribadi mereka, Nipsea.

Pada 2019, Nippon Paint mengakuisisi DuluxGroup, produsen cat terbesar di Australia, seharga US$ 2,7 miliar dan Betek Boya dari Turki seharga US$ 247 juta.

Goh Cheng Liang (PHOTO BY SINGAPORE PRESS HOLDINGS via FORBES)Foto: Goh Cheng Liang (PHOTO BY SINGAPORE PRESS HOLDINGS via FORBES)
Goh Cheng Liang (PHOTO BY SINGAPORE PRESS HOLDINGS via FORBES)



Ada Co-Founder Facebook
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading