Internasional

Astaga! Gadis 12 Tahun Ketangkap Main Kasino, Dibantu Emaknya

Lifestyle - tahir saleh, CNBC Indonesia
15 August 2020 15:22
Screenshot, ILGA, Australia

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas minuman keras di negara bagian Australia, New South Wales (NSW) Independent Liquor & Gaming Authority (ILGA), mengungkapkan seorang anak gadis berusia 12 tahun termasuk di antara tiga anak di bawah umur yang tertangkap berjudi di kasino di Sydney, Australia.

Dikutip CNN, menurut ILGA, kasino tersebut, The Star Sydney, yang menjadi satu di antara kasino terbesar di negara bagian ini, sudah disanksi dengan didenda sekitar US$ 64.500 (AUS$90.000 dolar Australia) atau setara dengan Rp 952 juta (asumsi kurs Rp 10.581/AUS) untuk kasus itu serta dua kasus lainnya, karena anak di bawah umur berjudi dan kasino tersebut menyajikan mereka alkohol.

Rekaman kamera pengawas yang dirilis oleh regulator menunjukkan, anak pra-remaja itu menyelinap ke kasino dibantu oleh ibunya. Sang ibu terlihat menahan pintu keluar agar tetap terbuka untuk anaknya guna menghindari petugas keamanan.


Anak gadis itu kemudian terlihat berjudi bersama kedua orang tuanya selama 17 menit, memasang hampir dua lusin taruhan pada beberapa mesin poker, yang dikenal di Australia sebagai "pokies".

"Cukup mengejutkan bahwa orang tua gadis muda itu justru memfasilitasi anaknya masuk dengan cara yang menipu, apalagi membiarkan putri mereka berjudi," kata Ketua ILGA NSW, Philip Crawford, dalam sebuah pernyataan, dilansir CNN.

Direktur Investigasi dan Intervensi ILGA NSW, David Byrne, mengatakan terjadinya peristiwa pelanggan kasino di bawah umur yang mencoba menyelinap masuk lewat pintu keluar adalah risiko yang cukup jelas bahwa kasino itu "gagal" mengelola dengan baik.

Di luar itu, Byrne menambahkan, "ada sejumlah peluang sanksi karena staf kasino seharusnya memperhatikan orang yang sangat muda memainkan mesin poker, jauh sebelum mereka kemudian pergi."

Dalam insiden lain, seorang gadis berusia 16 tahun juga memasuki kasino melalui area VIP dengan anggota paruh baya. Dia tidak dimintai identitasnya di pintu masuk, dan kemudian disajikan alkohol di bar kasino, di mana dia menunjukkan SIM pelajar yang diduga miliknya.

Gadis itu tidak ditangkap sampai dia mencoba memasuki klub malam yang terhubung ke kasino. Petugas keamanan melihat ada ketidaksesuaian antara dia dan kartu ID yang diklaim miliknya.

Di situsnya, The Star Sydney menyatakan bahwa pihaknya dalam operasional selalu "mempraktikkan layanan alkohol dengan cara yang bertanggung jawab." Mereka juga menambahkan, bahwa "tamu harus berusia 18 tahun atau lebih untuk masuk ke kasino."

Sementara itu, seorang anak laki-laki berusia 17 tahun juga berhasil masuk ke kasino, dan tinggal di sana selama lebih dari 3 jam sebelum petugas keamanan mengusirnya keluar.

Selama periode 3 jam itu, dia membeli alkohol dan memainkan 42 roulette dan 22 hand poker.

"Aksi kedua anak itu berlangsung cukup lama sehingga mereka sudah berinteraksi dengan beberapa staf kasino saat mereka ketahuan," kata Byrne. Dia juga mengatakan, sesuai dengan rekaman CCTV, remaja berusia 17 tahun itu memiliki setidaknya 15 interaksi dengan staf kasino.

Ketiga insiden tersebut dilaporkan ke regulator oleh Star sendiri, dan terjadi antara Maret dan Juli tahun lalu.

Menurut data Star, sepanjang 2019, sekitar 32 anak di bawah umur memperoleh akses ke area terlarang kasino, dibandingkan dengan 35 anak pada 2018.

"Kami menghargai kerja sama The Star setiap kali mereka mendeteksi anak di bawah umur, namun kami menangani kasus ini dengan serius," kata Crawford.

"Hukuman tersebut mengindikasikan bahwa setiap pelanggaran membutuhkan tanggapan regulasi yang sesuai dengan risiko bahaya bagi kaum muda dan komunitas."

Insiden yang melibatkan anak berusia 16 dan 17 tahun akan dikenakan dua denda senilai US$ 10.750 (15.000 dolar Australia, atau Rp 159 juta), sementara insiden yang melibatkan anak berusia 12 tahun itu dikenakan denda US$ 43.000 (60.000 dolar Australia, atau Rp 635 juta).

Sebelumnya, denda terbesar bagi anak di bawah umur di tempat kasino di negara itu adalah sebesar US$ 5.000 (7.000 dolar Australia, atau Rp 74 juta).


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading