5 Negara dengan Penjudi Terbanyak di Dunia

Lifestyle - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
15 March 2022 17:30
A man plays craps at the reopening of the Bellagio hotel and casino Thursday, June 4, 2020, in Las Vegas. Casinos in Nevada were allowed to reopen on Thursday for the first time after temporary closures as a precaution against the coronavirus. (AP Photo/John Locher)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketika menyebut "kasino", sebagian orang mungkin akan langsung membayangkan Las Vegas di Amerika Serikat. Meski demikian, Amerika Serikat ternyata bukan negara teratas dengan jumlah penjudi terbanyak di dunia. 

Faktanya, Australia ada di peringkat satu dalam daftar negara dengan jumlah penjudi terbanyak. Peringkat ini didasarkan pada data yang disediakan oleh H2 Gambling Capital. Pemeringkatan tersebut memperhitungkan kerugian dalam satu tahun dibagi dengan populasi orang dewasa. Kerugiannya mencakup seluruh jumlah yang hilang pada semua jenis permainan termasuk poker, mesin slot, pacuan kuda, dan kasino.

Berikut adalah 5 negara dengan jumlah penjudi kasino terbanyak di dunia, yang dikutip dari World Atlas:


1. Australia

Australia adalah negara dengan jumlah penjudi kasino terbanyak di dunia. Ada lebih dari 6,8 juta dari penduduk Negeri Kangguru (lebih dari 39% populasi) yang berjudi setiap hari.

Kasino online juga sangat populer. Faktanya, lebih banyak orang Australia yang berjudi online daripada di dunia nyata.

Penjudi di Australia tidak perlu membayar pajak apa pun. Kecanduan judi juga bukan masalah besar di sini mengingat hanya 0,5% sampai 1% penjudi yang punya masalah adiksi.

2. Singapura

Singapura baru membuka kasino pertamanya pada 2010, tetapi mereka sudah menjadi salah satu negara perjudian terbesar di dunia.

Pembukaan kasino di Singapura menciptakan kekhawatiran di negara itu. Banyak pihak yang takut dengan masalah kecanduan dan kerugian besar akibat judi. Karena itu, pemerintah tidak merekomendasikan penduduknya untuk berjudi dengan mengenakan biaya masuk sebesar $81 untuk memasuki kasino.

Keluarga juga diizinkan untuk melarang anggota mereka mengunjungi kasino di bawah "Perintah Pengecualian Keluarga." Namun, langkah-langkah ini tidak banyak mengurangi semangat perjudian di negara ini.

3. Irlandia

Industri kasino di Irlandia sama sekali tidak diatur karena negara tersebut bergantung pada Undang-Undang Permainan dan Lotere tahun 1956 yang sudah sangat jadul. Menurut hukum Irlandia, hanya klub anggota terdaftar yang diizinkan untuk menawarkan layanan kasino. Taruhan pada mesin permainan tidak diperbolehkan melebihi 0,6 poundsterling. Namun, undang-undang ini tidak dapat ditegakkan karena poundsterling Irlandia tidak digunakan sebagai alat pembayaran yang sah sejak 1999.

Kerugian besar penjudi yang rata-rata $588 per orang dewasa telah memaksa pemerintah untuk mulai memberlakukan undang-undang yang akan membantu mengatur industri game di Irlandia.

4. Kanada

Lebih dari 75% orang dewasa Kanada pernah melakukan perjudian paling tidak satu kali dalam hidupnya. Jumlah penjudi tertinggi di negara ini berasal dari Saskatchewan. Provinsi ini memiliki pendapatan perjudian $841 per orang di atas usia 18 tahun.

Permainan judi populer di Kanada termasuk lotere dan scratch and win. Popularitas permainan lotere di Kanada telah menyebabkan pemerintah membuat inisiatif untuk mencegah pemberian tiket lotre kepada anak di bawah umur sebagai hadiah. 

5. Finlandia

Lebih dari 41% populasi orang dewasa di Finlandia berjudi setiap minggu, menurut Kementerian Sosial dan Kesehatan. Usia minimum untuk berjudi di negara itu dinaikkan menjadi 18 tahun pada 2011 dari sebelumnya 15 tahun. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah perjudian di kalangan anak-anak.

Perusahaan lotere nasional di Finlandia adalah milik pemerintah dan dikelola oleh Kementerian Pendidikan. Pendapatan dari perusahaan lotere disalurkan untuk pendidikan, budaya, dan seni.


[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading