Mau Gowes Saat Pandemi? Ini Lho Jarak Aman Kalau Bersepeda

Lifestyle - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
08 July 2020 16:41
Layanan Bike Sharing berbasis aplikasi untuk masyarakat perkotaan. CNBC Indonesia/Tri Susilo

Jakarta, CNBC Indonesia - Di masa pandemi Covid-19, masyarakat harus menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan sehat dan rajin berolahraga. Salah satu upaya untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga dengan bersepeda, yang saat ini tengah digemari masyarakat.

Namun, perlu diperhatikan jarak aman bersepeda, terutama di masa pandemi ini. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun telah mengeluarkan protokol kesehatan saat beraktivitas di fasilitas umum. Di antaranya mencakup panduan menjaga jarak saat berolahraga, termasuk jarak aman bersepeda.

Ketua Komunitas Bike To Work (B2W) Indonesia Poetoet Soedarjanto mengatakan jarak aman bersepeda yang dianjurkan oleh Kemenkes yakni kurang lebih 20 meter dengan orang di depannya.

"Bersepeda jauh lebih aman dibanding dengan angkutan umum," kata Poetoet dikutip dari detikcom, Rabu (8/7/2020).



Meski demikian, Poetoet juga menyarankan selalu memperhatikan protokol kesehatan dalam bersepeda di era new normal. Dia mengatakan utamakan bersepeda sendiri, kalaupun berkelompok, atur rombongan kecil 2-5 pesepeda. Pilih jalur yang menghindari keramaian dan daerah zona merah Covid-19.

Jangan lupa untuk menjaga jarak aman bersepeda dan kendaraan lain minimal dua meter. Selain itu jarak aman bersepeda dengan depan dan belakang minimal empat meter. Sementara semakin tinggi kecepatan bersepeda, jarak harus semakin jauh (di atas 20 meter). Poetoet mengatakan penting untuk menjaga jarak aman bersepeda dan tetap waspada terhadap pengendara kendaraan lain.

"Perhatikan protokol kesehatan dalam bersepeda, mulai jumlah orangnya maksimumnya berapa, jarak antar sepedanya juga diperhatikan, kecepatannya juga," kata Poetoet.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading