Mal Buka Mulai 5 Juni, Pengunjung Cuma Boleh Isi Separuh!

Lifestyle - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
26 May 2020 10:58
Suasana pengunjung mall di Mall Metropolitan, Bekasi Barat, Jawa Barat, Rabu 11/3/2020.  Pengelola pusat perbelanjaan lebih serius melakukan antisipasi penyebaran virus corona menyusul adanya Pasien positif Corona (COVID-19) kasus nomor 25 meninggal dunia. Pasien tersebut merupakan warga negara asing (WNA) berusia 53 tahun. Dikutip dari Berita CNBC Indonesia Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan sebelum adanya pengumuman kasus positif, pengelola mal hanya menyediakan hand sanitizers bagi pengunjung untuk cuci tangan. Setelah, ini akan ada antisipasi pencegahan khususnya pada bagian-bagian yang berpotensi terjadi penularan. Pantauan CNBC Indonesia Mall di kawasan Bekasi ini terlihat beberapa orang yang lalu lalang berdatangan. Salah satu pegawai mall mengatakan kondisi di mall ini belum bisa dibilang terlihat sepi karena Corona,
Jakarta, CNBC Indonesia - Pengunjung di pusat perbelanjaan dipastikan akan dibatasi. Bahkan, lokasi kuliner yang ada di dalamnya pun akan dibatasi sebagai upaya memitigasi penyebaran wabah corona (Covid-19).

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kesiapan prosedur standar new normal di stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia.

"Kita atur mal kapasitasnya 1.000, mungkin kita akan izinkan untuk 500 saja dan kita awasi. Kemudian tempat makan, harusnya 500 hanya 200 saja," kata Hadi, Selasa (26/5/2020). Artinya mal cuma bisa diisi separuh dari kapasitas aslinya.


Puluhan ribu aparat keamanan akan diterjunkan di 4 provinsi dan 25 kabupaten kota. Aparat akan ditempatkan di sekitar 1.800 objek yang tersebar di provinsi, maupun kabupaten kota tersebut.



Sebagai tahap awal, Hadi mengatakan bahwa pendisiplinan akan dilakukan kepada 4 lokasi yaitu DKI Jakarta khususnya di Bundaran Hotel Indonesia, wilayah Bekasi, Jawa Barata, Sumatara Barat, dan Gorontalo.

"Pelaksanaan pendisiplinan dilaksanakan bertahap seperti saat ini di tempat lalu lintas masyarakat, stasiun kereta," katanya.

Hadi mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai salah satu upaya mendisiplinkan masyarakat dalam menghadapi new normal. Pemerintah ingin, agar kurva Covi-19 bisa segera turun.

"Saya mohon dukungan dari seluruh rekan-rekan untuk berhasilnya pelaksanaan pendisplinan protokol kesehatan tersebut. Mudah-mudahan 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota tersebut R0 bisa turun sampai 0,7 sampai bawah lagi yang lebih bagus," katanya.


[Gambas:Video CNBC]




(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading