RSCM Buka Suara Soal THR Perawat: Sudah Dibayar Semua

Lifestyle - Gustidha Budiartie, CNBC Indonesia
22 May 2020 12:49
Penyerahan Perlengkapan Medis ICU dan HCU Gedung Kiara, RSUPN DR.Cipto Mangunkusumo Untuk Penanggulangan Covid-19. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia- Pihak RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo buka suara menanggapi aksi yang dilancarkan para perawat terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR).

Direktur Utama RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Lies Dina Liastuti, mengatakan ada kesalahpahaman dari para perawat, sebab THR semuanya sudah dikucurkan baik untuk pegawai berstatus PNS maupun non PNS.

"Semua THR baik PNS dan non PNS telah dibayarkan," ujarnya kepada CNBC Indonesia, Jumat (22/5/2020).


Dia menambahkan, di dalam THR 2020 tidak ada tunjangan kinerja (tukin) karena itu merupakan ketetapan dari pemerintah.

"Tukin untuk sebagian rumah sakit BLU (Badan Layanan Umum) merupakan bagian dari remunerasi, ada aturan Permenkeu-nya," jelas dia.

Di sinilah terdapat kesalahpahaman oleh para perawat, sehingga dinilai THR belum diturunkan.



Peraturan Menteri Keuangan yang dimaksud adalah Permenkeu Nomor 49/PMK.05/2020 tentang petunjuk teknis pemberian THR kepada PNS dan penerima tunjangan yang bersumber dari APBN.

Untuk PNS, melihat aturan tersebut, THR diberikan berupa gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, atau tunjangan umum yang diterima pada Maret 2020. Sementara untuk Non-PNS diberikan gaji pokok setara dengan pengangkatan Pegawai PNS sesuai dengan masa pendidikannya dengan masa kerja 0 tahun ditambah tunjangan beras.



RSCM, kata dia, juga telah mensosialisasikan soal lewat surat edaran Direktur Utama RSCM tertanggal 14 Mei 2020 bernomor UM.01.05/3.1/17631/2020 bahwa THR hanya tidak diberikan kepada pimpinan tinggi atau jabatan setara jabatan pimpinan tinggi. Lalu juga kepada pegawai dalam jabatan fungsional ahli utama atau dalam jabatan setara jabatan fungsional utama. Ketiga, THR tidak diberikan pada pegawai yang sedang jalankan cuti di luar tanggungan negara. Lalu terakhir, THR tidak diberikan pada dewan pengawas. 

Ketentuan THR ini juga sesuai dengan PP Nomor 24 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemberian THR, dalam PP tersebut memang diatur bahwa pemberian insentif tahun ini tidak diberikan, sebab sesuai dengan PP Nomor 24 pasal 12 dan PMK bahwa pemberian THR tahun ini tidak termasuk tunjangan kinerja, insentif kerja, insentif kinerja, dan lain-lain.



[Gambas:Video CNBC]




(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading