Cerita Ahok Menulis Buku di Penjara, Bolak-balik Stress

Lifestyle - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
17 February 2020 21:01
Cerita Ahok Menulis Buku di Penjara, Bolak-balik Stress
Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku 'Panggil Saya BTP, Perjalanan Psikologi Ahok Selama di Mako Brimob' di kantor Tempo. Dalam peluncuran tersebut Ahok berkisah kehidupannya selama di Mako Brimob hingga menulis buku.

Ahok becerita saat awal - awal masuk penjara dirinya selalu merasa stress dan marah dengan semua orang. Dirinya mendapat saran dari kawan agar menulis buku selama di penjara. "I am doing my best. 'Lu daripada bengong-bengong tulis lah'. Ya sudah saya sambil tulis tiap hari selembar habis," ungkap Ahok dalam peluncuran bukunya, Senin, (17/02/2020).




Setelah rutin menulis, hasilnya dikumpulkan oleh tim lembar demi lembarnya dan disusun. Ahok bercerita tim psikolog melihat perubahan-perubahan dari dirinya. Mulai dari stress, berhenti stress, sampai stress lagi.

"Tim psikolog melihat perubahan perjalanan psikologi saya dr stres sampai enggak stres, stres lagi, naik turun. Dibuat sub judul. Tiap tulisan saya dicocokan. Karena tobat kumat tobat kumat," terangnya.

Tulisan yang Ahok kumpulkan dalam bentuk tulisan tangan sehingga cukup menyulitkan saat di susun. "Tulis tangan capek, perasaan kacau, enggak jelas karena tulisan tangan. Jadi, kita emosi tekennya sama nggak emosi, itu tim psikolog bisa baca karena tulisan tangan," kenangnya.

Buku yang ditulis Ahok memiliki ketebalan 643 halaman. Ahok berharap melalui buku ini orang bisa melihat segala kesulitan masalah itu dengan prespektif yang benar. Bahwa kesulitan ini bukan menjatuhkan kita."Menentukan suatu keadaan pergumulan dimanapun pasti ada solusinya," ungkapnya.



[Gambas:Video CNBC]




(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading