Jokowi & Deretan Film Hollywood yang Jadi Analogi Pidatonya

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
01 December 2019 15:35
Jokowi & Deretan Film Hollywood yang Jadi Analogi Pidatonya

Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam berpidato, tak jarang Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganalogikan sebuah masalah yang sedang dihadapi Indonesia dengan film-film luar negeri yang terkadang memiliki cerita yang kompleks.

Berikut deretan judul film yang pernah disinggung Jokowi.

Foto: Terminator: Dark Fate



Terminator
Saat berpidato di forum US-ASEAN Business Council (US-ABC) di San Francisco California pada Rabu (17/2/2016), Jokowi mengutip kata-kata khas mantan Gubernur California Arnold Schwarzenegger ketika membintangi film Terminator.


"Saya seharusnya datang ke California setelah itu, tetapi saya harus mempersingkat perjalanan di AS, kembali ke Indonesia untuk menghadiri kebakaran hutan kita yang mengerikan," kata Jokowi pada awal pidatonya.

"Meskipun saya harus bergegas pulang, saya katakan kemudian dengan kata-kata terkenal mantan gubernur California, 'I'll be back'," ujar Jokowi di hadapan para pebisnis Amerika Serikat.



Foto: Ist


Avengers: Infinity War
Ketika menghadiri World Economic Forum on ASEAN di National Convention Center, Hanoi pada Rabu (12/9/2018), Jokowi menyebut kondisi perekonomian dunia saat ini mengarah 'perang yang tak terbatas' atau 'infinity war', seperti dalam cerita film besutan Marvel, 'Avengers: Infinity War'.

Dalam film tersebut ada sosok bernama Thanos yang ingin memusnahkan setengah populasi bumi. Jokowi mengatakan ia dan sesama rekan 'Avengers' lainnya siap untuk mencegah hal tersebut terjadi.

"Apa yang sedang terjadi dalam perekonomian dunia hari ini adalah kita sedang menuju perang tanpa batas [Infinity War]. Kita belum pernah menghadapi perang dagang dengan eskalasi seperti saat ini sejak Great Depression di tahun 1930-an. Namun, yakinlah saya dan rekan Avengers saya siap menghalangi Thanos yang ingin menghapus sebagian populasi dunia," ujar Jokowi.

Foto: Game of Thrones memenangkan Emmy Awards Kategori Drama Series (Reuters Mario Anzuoni)


Game of Thrones
Serial HBO, Game of Thrones (GoT) masuk ke dalam pidato Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Plenary Meeting di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali pada Jumat (12/10/2018).

Jokowi mengatakan bahwa keadaan hubungan antar negara ekonomi layaknya serial GoT. "Namun, akhir-akhir ini, hubungan antar-negara-negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperti Game of Thrones," ujar Jokowi.

"Balance of power dan aliansi antar-negara-negara ekonomi maju sepertinya tengah mengalami keretakan. Lemahnya kerja sama dan koordinasi telah menyebabkan terjadinya banyak masalah, seperti peningkatan drastis harga minyak mentah dan juga kekacauan di pasar mata uang yang dialami negara-negara berkembang," ujar Jokowi.

"Saya ingin menegaskan bahwa saat ini kita masuk pada "Season Terakhir" dari pertarungan ekspansi ekonomi global yang penuh rivalitas dan persaingan.Bisa jadi situasinya lebih genting dibanding krisis finansial global sepuluh tahun yang lalu," tukas Jokowi.


Foto: Star Trek


Star Trek
Saat membuka pameran festival kreatif tahunan Indonesia atau Ideafest 2018 di JCC pada Jumat (26/10/2018), Jokowi bercerita soal perkembangan teknologi yang cukup pesat, menganalogikannya dengan seri film Star Trek.

"Kita tahu dulu mungkin umur 20 tahun, ada film Star Trek. Yang muda-muda tidak tahu banyak yang tidak masuk akal ada data pad, teleporter, intelligence virtual, universal translator, video call, kita tak membayangkan sekarang muncul semua," kata Jokowi.

"Kembali saya ingin Indonesia ke depan tidak ditinggal, tidak ditinggal," jelas Jokowi, membicarakan soal teknologi yang kian pesat.


Foto: Cast Away


Cast Away
Saat menghadiri pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Hotel Raffles, Jakarta pada Kamis (28/11/2019), Jokowi kembali menganalogikan masalah dengan sebuah film. Kali ini yang dibicarakan adalah film Cast Away (2000) yang dibintangi oleh aktor ternama Hollywood Tom Hanks. Inti dari film itu adalah tokoh Chuck Noland terdampar di sebuah pulau, namun mampu bertahan dan selamat.

"Kenapa dia bisa bertahan hidup dan akhirnya selamat? Ini kalau dihubung-hubungkan dengan ketidakpastian tadi, yang pertama harus mampu bertahan di tengah kesulitan yang menimpa dirinya. Yang kedua, mampu mencari sumber baru yang dapat mendukung upaya untuk tetap bertahan. Yang ketiga, tetap optimis dalam menghadapi berbagai tekanan," jelasnya.

"Tiga hal ini penting untuk diingat," tukas Jokowi.


Simak penegasan Jokowi soal kebijakan sawit

[Gambas:Video CNBC]

 

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading