Grab Bantu Pengguna GrabWheels yang Jadi Korban Tabrak Lari

Lifestyle - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
13 November 2019 14:57
Grab Bantu Pengguna GrabWheels yang Jadi Korban Tabrak Lari
Jakarta, CNBC Indonesia- Grab Indonesia memberikan klarifikasi terhadap informasi dua pengguna skuter listrik yang meninggal dunia akibat ditabrak mobil di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2019) dini hari.

TJ Tham, CEO of GrabWheels mengatakan berdasarkan hasil penelusuran 4 pengguna GrabWheels cedera dan 2 pengguna meninggal dunia akibat tabrakan dari sebuah mobil yang terjadi di jalan sekitar area Senayan.

"Segenap manajemen Grab menyesali kejadian ini dan turut berduka cita bagi keluarga dan rekan yang ditinggalkan," ujar Tham, Rabu (13/11/2019).



Menurutnya, Grab telah menghubungi pihak keluarga pengguna dan prioritas saat ini adalah memberikan dukungan penuh dan bantuan yang dibutuhkan oleh korban dan keluarganya.

"Grab berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan penggunaan GrabWheels melalui edukasi kepada pengguna dan bekerja sama dengan pihak terkait dalam upaya menjaga keselamatan," ujar Tham.

Sebelumnya dua orang pengguna GrabWheels meninggal karena ditabrak mobil di kawasan Senayan, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/11) dini hari. Salah satu korban meninggal bernama Ammar Nawwar Tridarma.

Kakak Ammar, Alan, menceritakan bahwa adiknya saat itu menyewa skuter listrik bersama dengan teman-temannya di sekitar fX Sudirman dan GBK.

"Minggu dini hari sekitar pukul 02.00-03.00 WIB, ada 6 orang termasuk Ammar yang beriringan. Mereka di sebelah kiri jalan," kata kakak korban, Alan, seperti dikutip dari detikcom, Rabu (13/11/2019).

Saat rombongan hendak belok ke kiri, tiba-tiba ada mobil yang melaju sangat kencang. Mobil sedan itu menabrak rombongan Ammar dari belakang.

"Mobil mengenai seluruh rombongan. Pada saat menabrak, mobil langsung kabur," ungkapnya.



Tiga orang yaitu Ammar, Wisnu, dan Bagus terluka parah sementara tiga orang lainnya luka ringan. Ketiga korban luka lalu dibawa ke RS Mintohardjo. Tapi, nyawa Ammar tidak terselamatkan.

"Ammar pendarahan di otak dan dada kanan memar karena benturan. Pada Minggu pagi, Ammar dinyatakan meninggal dunia," ucap Alan.

Sementara itu, Bagus luka parah di tangan. Korban lainnya yaitu Wisnu sempat kritis dan meninggal dunia pada Selasa (12/11).


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading