Gandeng Istri Nadiem, Ini Cerita Bisnis Emas Happy Salma

Lifestyle - Lynda Hasibuan , CNBC Indonesia
08 November 2019 11:29
Gandeng Istri Nadiem, Ini Cerita Bisnis Emas Happy Salma Foto: CNBC Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia - Berawal dari sebuah proyek hobi, artis cantik Happy Salma  kini sukses menjalankan bisnis perhiasan. Happy tidak sendiri, dia bersama Dewi Sri Luce Rusna mendirikan toko Tulola Jewelry.

Di tengah tumbuhnya bisnis perhiasan, Tulola masih tetap eksis sejak 11 tahun lalu didirikan. Bisnis mereka berdua ini menawarkan perhiasan klasik khas negeri sendiri

"Awalnya memang lahir secara organik dalam arti memang mengalir tapi punya rencana yang jelas. Awalnya karena saya menulis buku tentang Desak Nyoman Suarti, saya menulis biografi kreatifnya Desak Nyoman Suarti adalah seorang maestro perhiasan, dan kebetulan dia adalah ibunya Dewi Sri Luce (founder Tulola), Sri minta tolong untuk mengkurasi buku buku tersebut, dia memilih perhiasan perhiasan mana, karena saya ingin menyampaikan kepada orang," kata Happy kepada CNBC Indonesia, saat pembukaan gerai di Plaza Indonesia. 


Dia menuturkan bahwa dari situlah Happy merasa memiliki ketertarikan terhadap emas. Sama seperti ibunya, Sri pun acap kali mendesain perhiasan di kalangan teman-temannya.

Gandeng Istri Nadiem, Ini Cerita Bisnis Emas Happy SalmaFoto: CNBC Indonesia




Sri sebagai penggagas berdirinya Tulola pada 2007 pun mengajak Happy Salma bekerjasama dan Happy pun bergabung pada 2010. Happy berperan sebagai konseptor desain koleksi. Sementara Sri yang mewujudkan konsep tersebut menjadi dengan bantuan para perajin lokal di Bali.

Tidak hanya mereka berdua, baru 3,5 tahun ini Istri dari Nadiem Makarim pun yakni Franka Franklin bergabung di Tolola sebagai Co-Founder sekaligus pengembang bisnis ritel Tulola.


"Sri dulu sendirian dengan Tulola nya dari tahun 2007-2008. Saya gabung di tahun 2010. Kemudiam 3,5 tahun Franka ikut gabung," ungkap dia.



Koleksinya sukses mencuri perhatian pasar dan mulai berekspansi. Seiring bisnisnya yang berkembang, Happy dan Sri pun mulai mengerti kebutuhan pasar dan tren.

Brand yang lahir di Bali ini telah memiliki beberapa cabang. Beberapa diantaranya seperti Bali, Kemang, Jakarta, Plaza Senayan dan terbaru Plaza Indonesia.


"Ini toko kami yang ke- 4. Sebelumnya ada di Kemang, ada di Petitenget pertamanya di Bali, Plaza Senayan, lalu terakhir di Plaza indonesia. Jadi di sini lebih banyak art wear nya," kata Happy.

Tulola kini pun bertumbuh di tengah gempuran tren aksesori modern. Agar tak kehilangan pasar, Tulola Jewelry mempunyai strategi tersendiri. Salah satunya selalu menjamin kualitas setiap perhiasan Tulola tetap terkontrol dengan baik.



[Gambas:Video CNBC]

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading