Siap-siap, Lord of The Rings Bakal Kembali & Jadi Serial TV

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
20 September 2019 12:39
Siap-siap, Lord of The Rings Bakal Kembali & Jadi Serial TV
Jakarta, CNBC Indonesia - Selandia Baru siap meningkatkan pendapatan ekonomi setelah Amazon Studios memilih negara itu sebagai lokasi bagi serial televisi Lord of the Rings. Acara ini secara luas dianggap sebagai yang paling mahal yang pernah dibuat, dengan biaya setidaknya US$ 1 miliar (Rp 14 miliar).

Unit Amazon ini ingin meraih sukses besar trilogi film Lord of the Rings, yang juga syuting di Selandia Baru. Alhasil, film tersebut memberikan manfaat untuk pariwisata dan pekerjaan baru di sana.




Amazon Studios, yang membeli hak untuk serial televisi dua tahun lalu, mengatakan adaptasi baru akan mengeksplorasi alur cerita baru sebelum kisah klasik, The Fellowship of the Ring oleh R.R. Tolkien

Dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (16/9), perusahaan mengatakan pra-produksi telah dimulai dan syuting di Auckland akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang.

"Ketika kami mencari lokasi di mana kami dapat menghidupkan keindahan primordial Zaman Kedua di Dunia Tengah, kami tahu kami perlu menemukan tempat yang megah, dengan pantai, hutan, dan pegunungan yang masih asli," kata perusahaan itu.

Menteri Pembangunan Ekonomi Selandia Baru Phil Twyford mengatakan proyek itu akan menciptakan sejumlah manfaat, termasuk pekerjaan dan investasi luar negeri yang signifikan.

Difilmkan pada awal 2000-an oleh sutradara Kiwi Peter Jackson, trilogi Lord of the Rings menarik hampir US$ 3 miliar di box office dan memenangkan banyak penghargaan Academy Awards. Film-film itu, bersama dengan trilogi The Hobbit memicu ledakan pariwisata di Selandia Baru.

Mereka mengekspos lanskap subur negara itu ke dunia dan mendorong jutaan pengunjung untuk berbondong-bondong ke lokasi yang pernah digunakan untuk syuting. Produksi skala besar juga mengubah industri film kecil Selandia Baru menjadi pemimpin dunia, termasuk dalam efek khusus digital.

Negara ini juga menyambut Dunia Tengah sebagai bagian dari identitas budaya dan model naga dan penyihir raksasa yang menghiasi bandara Wellington. (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading