Drama 3 Generasi Grup Samsung, Ada Skandal Asmara & Korupsi

Lifestyle - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
12 July 2019 12:35
Drama 3 Generasi Grup Samsung, Ada Skandal Asmara & Korupsi
Jakarta, CNBC Indonesia - Kisah keluarga orang terkaya di Korea Selatan tak jauh beda dengan drama-drama yang ditayangkan negeri ginseng tersebut. Penuh intrik, konflik, dan kemelut di balik segala kesuksesan duniawi yang mereka miliki.

Samsung Group yang didirikan dengam modal sekitar US$ 25 pada tahun 1938 oleh Lee Byung-Chull, kini telah menjadi perusahaan kelas kakap dunia, yang nilainya mencapai ratusan miliar. Saking banyaknya perusahaan induk dan anak perusahaan yang telah dibangun di bawah nama Samsung, tidak mengherankan jika orang-orang selalu berdecak kagum pada keluarga pemilik perusahaan.


 
Mungkin hal itu sampai membuat iri orang lain. Tapi siapa sangka keluarga perusahaan terbesar di Korea Selatan itu banyak diterpa skandal dan masalah. Salah satu skandal besar dan menghebohkan adalah yang terjadi pada Lee Jae-yong, pemimpin generasi ketiga Samsung.
 
Lee Jae-yong merupakan cucu dari Lee Byung-Chull. Ia terjerat skandal korupsi yang menyeret nama Presiden Korsel, Park Geun-hye pada tahun 2017. Dilansir dari CNBC, Jumat (25/8/2017), ia diancam hukuman lima tahun penjara atas perbuatannya. Namun, setelah setahun dipenjara, ia dibebaskan pada tahun 2018 setelah pengadilan banding membatalkan putusan ini dan memberinya hukuman percobaan.
 
Sebelumnya, Lee Jae-yong mendapat gelar Vice Chairman Samsung setelah menggantikan ayahnya, Lee Kun-hee, yang terkena serangan jantung pada tahun 2014. Lee Kun-hee, yang merupakan anak dari Lee Byung-Chull, juga banyak menghebohkan dunia karena dua kali terlibat kasus hukum dan diisukan melakukan perselingkuhan sebelum jatuh sakit.
 
Berikut adalah kisah tiga generasi keluarga chaebol (konglomerat) Samsung Group yang dikutip CNBC Indonesia dari berbagai sumber.
 
1. Keluarga Samsung era Lee Byung-Chull
 
Lee Byung-Chull pertama kali mendirikan Samsung, yang berarti tiga bintang, sebagai perusahaan mie, bukan perusahaan tekhnologi. Dulu Samsung mempunyai logo tiga bintang, namun pada 1993 logo itu dihapus. Di bawah kepemimpinannya, Samsung merambah ke berbagai sektor bisnis lainnya seperti tekstil, industri berat, hingga tekhnologi.
 
Meski datang dari kalangan keluarga tuan tanah dan pebisnis, Lee Byung-Chull banyak menghadapi masalah saat memimpin Samsung. Lee Byung-Chull yang tidak menyelesaikan kuliahnya di Universitas Waseda di Jepang, membangun Samsung pada usia 30 tahun di kota Daegu. Pada tahun 1947 ia memindahkan perusahaan ke Seoul.
 
Samsung berhasil bertahan di tengah Perang Korea, yang membuat banyak perusahaan gulung tikar. Hal itu terjadi karena Lee Byung-Chull pandai dalam mempertahankan hubungan yang baik dengan pemerintah Rhee Syng-man. Hubungan ini membantunya untuk mendapatkan kontrak yang paling menguntungkan, sering kali terkait dengan perdagangan luar negeri.
 
Pada akhir 1950-an, Lee dikenal sebagai orang terkaya di Korea, tetapi juga dipandang sebagai simbol korupsi.
 
Pada 1966 citra Samsung menjadi buruk setelah terjerat skandal impor ilegal. Hal itu membuat Lee Byung-Chull harus mengundurkan diri dan menghabiskan beberapa tahun di pengasingan. Namun begitu, perusahaan masih bisa bangkit setelahnya. Bahkan dari tahun 1960-an dan sampai sekarang, Samsung tetap menjadi salah satu perusahaan terbesar di Korea Selatan.
 
Lee Byung-Chull meninggal pada 1987 dan mewariskan perusahaannya kepada Lee Kun-Hee.
 
Mengutip the Investor, Lee Byung-Chull memiliki delapan orang anak dari pernikahannya dengan Park Du-eul. Mereka adalah Lee Maeng-Hee, founder CJ Group; Lee Chang-hee, founder Saehan Group, Lee Kun-hee, Chairman Samsung Electronics; Lee In-hee, penasihat Hansol Group; Lee Sook-hee; Lee Son-hee; Lee Deok-hee; dan Lee Myung-hee, cahirwoman Shinsegae Group.


 
2. Keluarga Samsung era Lee Kun-Hee

Drama 3 Generasi Grup Samsung, Ada Skandal Asmara & KorupsiFoto: Chairman Samsung Lee Kun-Hee (REUTERS/Lee Jae-Won)

 
Lee Kun Hee, 77 tahun, dinobatkan oleh Forbes sebagai konglomerat terkaya di Korea dengan harta sejumlah US$ 16,8 miliar atau setara Rp 234 triliun pada tahun 2019 ini.
 
Sepeti ayahnya, dalam kehidupan bisnis Lee Kun-hee pernah mengalami masalah hukum. Pada tahun 1996, Lee Kun-hee dihukum karena membayar suap kepada mantan presiden Chun Doo-hwan dan Roh Tae-woo. Namun, menurut The Verge, ia diampuni oleh Presiden Kim Young-sam pada 1997.
 
Pada 2007, kepala pengacara Samsung Kim Yong-chul memberi tahu pemerintah tentang dana suap Lee Kun-hee. Kim Yong-chul mengatakan kepada para pejabat bahwa dana gelap milik Lee Kun-hee diduga digunakan eksekutif itu untuk menyuap jaksa, hakim, dan tokoh politik di Korea Selatan, Financial Times melaporkan.
 
Pada saat itu juga Lee Kun-hee dinyatakan bersalah karena menghindari pajak US$ 45 juta dan didenda sekitar US$ 90 juta. Awalnya dia dijatuhi hukuman penjara selama tiga tahun setelah masa tunggu lima tahun. Namun, ia kembali mendapat pengampunan presiden, mengutip Business insider.
 
Akibat masalah itu ia mengundurkan diri dari perusahaan pada tahun 2008, namun kembali menjabat di tahun 2011.
 
Lee Kun-hee memiliki tiga putri dan satu putra. Mereka adalah Lee Jae-yong, vice chairman Samsung Electronics; Lee Boo-jin, Presiden Hotel Shilla, Samsung Everland; Lee Seo-Hyun, Presiden unit fesyen Samsung C&T. Anak perempuannya yang paling muda, Lee Yoon-hyung bunuh diri pada tahun 2005 lalu.
 
Pada tahun 2014, Lee Kun-hee mengalami serangan jantung. Dua tahun setelahnya, pada 2016, media Korea menuduh Lee Kun-hee terlibat dalam perselingkuhan sebelum ia lumpuh pada tahun 2014. Mengutip Forbes, sejak dikabarkan terkena serangan jantung pada 2014, belum ada kabar terkini soal kondisi kesehatannya.
 
Setelah ia jatuh sakit, kerajaan Samsung dipegang oleh Lee Jae-yong.
 
3. Keluarga Samsung era Lee Jae-yong
 
Pada tahun 2000, Lee Jae-yong memimpin 14 perusahaan ventura internet, di mana e-Samsung sebagai pemegang saham terbesarnya. Tetap, perusahaan bangkrut dalam setahun. E-Samsung menderita kerugian 20 miliar won atau sekitar US$ 18 juta. Itu merupakan pukulan bagi kredibilitas ahli waris muda itu.
 
Lee Jae-yong yang bercerai dengan istrinya pada 2009, memiliki dua orang anak. Seorang perempuan dan seorang laki-laki. Pada tahun 2013, Lee Jae-yong memiliki masalah yang melibatkan anak laki-lakinya. Putranya itu dikabarkan diterima di sebuah sekolah dengan perlakuan istimewa. Namun pada akhirnya putra Lee Jae-yong meninggalkan sekolah itu.
 
Mengutip Forbes, Lee Jae-yong menempuh pendidikan manajemen di Jepang dan di Amerika Serikat (AS).
 
Pada 2017, Lee Jae-yong pernah dipenjara setelah dinyatakan bersalah melakukan korupsi. Lee Jae-yong dituduh melakukan penyuapan, penggelapan, dan sumpah palsu. Kasus itu terkait skandal yang menyeret Presiden Korsel, Park Geung-hye.
 
Dia awalnya dijatuhi hukuman lima tahun penjara tetapi dibebaskan pada tahun 2018 setelah pengadilan banding membatalkan putusan ini dan memberinya hukuman percobaan.
 
Forbes memasukkan Lee Jae-yong ke urutan ke-40 orang paling berpengaruh (powerful) di dunia, dengan kekayaan bersih hampir US$ 6 miliar, mengutip BBC.

Simak video tentang omzet Samsung di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading