Minum Kopi tak Berisiko Tinggi untuk Terkena Serangan Jantung

Lifestyle - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
03 June 2019 20:35
Minum Kopi tak Berisiko Tinggi untuk Terkena Serangan Jantung
Jakarta, CNBC Indonesia - Seseorang yang meminum kopi hingga 25 cangkir kopi sehari tidak berisiko tinggi untuk terkena serangan jantung. Demikian penelitian yang dilakukan oleh British Heart Foundation (BHF) yang dipaparkan di British Society Cardiovascular Society Conference, Senin (3/6/2019) waktu setempat.

CNBC Indonesia menulis, paparan BHF jelas menjadi sebuah temuan yang luar biasa. Mengingat penelitian sebelumnya menyebut bahwa meminum kopi dapat memicu pengerasan pembuluh darah yang memompa darah dari Jantung ke bagian tubuh lain. Apabila arteri menjadi kaku, maka tekanan ke jantung meningkat sehingga berpeluang mengakibatkan seseorang terkena serangan jantung atau stroke.

Namun, BHF mengklaim, setelah melakukan pemindaian terhadap jantung 8.412 orang, telah membantah penelitian sebelumnya yang mengaitkan meminum kopi dengan kesehatan jantung.



Dalam penelitian itu, peminum kopi dikategorikan ke dalam tiga kelompok: mereka yang minum kurang dari satu cangkir sehari, mereka yang minum antara satu hingga tiga cangkir sehari, dan mereka yang meminum lebih dari tiga cangkir sehari.

Orang-orang yang mengonsumsi lebih dari 25 cangkir kopi sehari dikecualikan dari penelitian itu. Akan tetapi, BHF mengklaim bahwa "tidak ada peningkatan pengerasan pembuluh darah jika mereka minum hingga batas tersebut"

Direktur di BHF Prof Metin Avkiran berharap riset ini dapat mengubah perspektif terkait relasi meminum kopi dan kesehatan jantung.

[Gambas:Video CNBC]


(miq/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading