Dari Mana Para Musisi Hasilkan Uang?

Lifestyle - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
20 October 2018 18:34
Dari Mana Para Musisi Hasilkan Uang?
Jakarta, CNBC Indonesia - Terdapat kesalahpahaman umum tentang bagaimana musisi arus utama menghasilkan uang, yakni yang penting musiknya berhasil masuk ke daftar top 40.

Kenyataannya lebih rumit dari itu, dan kesuksesan keuangan seorang seniman terkadang berasal dari pendapatan di luar streaming atau download.



"Pentingnya jumlah pendengar adalah algoritma dan bukti sosial," kata Zach Bellas, seorang musisi professional sekaligus pendiri SMB Records, kepada Business Insider, dikutip Sabtu (20/10/2018).


"Jika lagu seorang artis memperoleh perhatian di awalnya, algoritma akan menyarankannya ke lagu lain. Saat jumlah tontonan dan putaran naik, lagu itu akan memperoleh lebih banyak otoritas dan bukti sosial di pikiran masyarakat, menciptakan sebuah putaran yang mengerek sebuah lagu ke posisi teratas pencarian dan trek yang disarankan."

Namun, kata Bellas, "seniman selalu memperoleh segepok uang dari penampilan langsung dan tur". Bagi nama-nama besar di industri ini, angka penonton mendukung keberadaannya.

U2, misalnya, menghasilkan US$54,4 juta (Rp 825,3 miliar) dan menjadi penampil musik dengan bayaran termahal di tahun 2017, menurut laporan Money Makers tahunan dari Billboard. Dari total pendapatan mereka, sekitar 95% atau US$52 juta berasal dari tur, sementara kurang dari 4% diraup dari streaming dan penjualan album.

Garth Brooks, penampil musik termahal kedua dalam daftar tersebut, memperoleh sekitar 89% penghasilannya dari tur. Sementara itu, Metallica yang menduduki posisi ketiga sebagai musisi termahal mendapatkan 71% penghasilannya lewat tur.

Dari Mana Para Musisi Hasilkan Uang?Foto: Infografis/Genre Musik Terfavorit di Dunia/Arie Pratama
"Dalam beberapa tahun terakhir, pendapatan streaming naik tetapi itu sendiri masih belum cukup mendukung keuangan untuk berkarir jangka panjang," kata Erin M. Jacobson, seorang pengacara industri musik yang berbasis di Beverly Hills. Pekerjaan Jacobson mencakup negosiasi kontrak rekaman atas nama artis, mulai dari musisi yang baru merintis sampai musisi peraih penghargaan Grammy.

Sumber pendapatan umum lainnya, menurut Bella, termasuk izin sinkronisasi. Misalnya, ketika seorang artis menjual hak memutar lagunya di acara televisi, film atau video game. Bisnis sampingan seperti lini busana dan kerja sama dengan merek turut menyumbang pemasukan ke pundi-pundi musisi.

Misalnya, lini kosmetik dan lingerie Rihanna, musik latar film favorit Anda, atau iklan apapun yang menampilkan musisi favorit Anda.

Menurut laporan terbaru dari Citigroup, industri musik mencetak rekor pendapatan US$43 miliar di tahun 2017. Namun, para artis yang rekaman hanya memperoleh 12% dari pendapatan tersebut atau US$5,1 miliar dan sebagian besar dari pendapatan mereka datang dari tur.

Bisnis musik, termasuk label dan penerbit, memperoleh nyaris US$10 juta menurut laporan tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa artis masih menerima sebagian kecil dari kenaikan pendapatan streaming, sementara label musik dan layanan streaming bertindak sebagai perantara.

Dari Mana Para Musisi Hasilkan Uang?U2 (Foto: REUTERS/Clodagh Kilcoyne)
Para artis juga harus berurusan dengan masalah hak cipta, di mana pendapatan untuk musik mereka terkadang dibagi dengan perusahaan penerbit, label musik dan pencipta lagu.

Kontras dengan keyakinan kebanyakan orang, menandatangani kesepakatan dengan label bukan berarti mendatangkan keuntungan bagi para musisi.

"Banyak artis yang berpikir mereka akan menghasilkan lebih banyak uang ketika masuk ke sebuah label. Saya harus mengedukasi mereka bahwa masalahnya bukan itu saja dan menjelaskan bahwa mereka harus membayar kembali semua ongkos yang dikeluarkan label untuk mereka," kata Jacobson.

"Artis masih berpikir ketenaran dan kekayaan mudah untuk datang, dan mereka akan mendapatkan uang muka tinggi, yang tidak diberikan sebagian besar perusahaan sekarang."



Dengan perubahan yang terus terjadi di dalam cara masyarakat mendengarkan musik, masa depan industri dan apa yang didapatkan para musisi tidaklah pasti.

Meskipun begitu, kenaikan pendapatan bermusik menunjukkan gambaran optimis tentang arah industri ini. Menurut RIAA, pendapatan industri musik telah naik selama dua tahun berturut-turut untuk pertama kalinya sejak tahun 1999. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading