Turis Turun Pasca-Gempa, Bagaimana Nasib Pariwisata Lombok?

Lifestyle - Arina Yulistara, CNBC Indonesia
24 September 2018 18:58
Turis Turun Pasca-Gempa, Bagaimana Nasib Pariwisata Lombok?
Jakarta, CNBC Indonesia- Berdasarkan riset yang dilakukan Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2018, Indonesia masuk peringkat kedua sebagai tujuan wisata halal dunia. Lombok pun menjadi kunci destinasi halal Indonesia.

Lombok pernah memenangkan dua penghargaan World Halal Travel Awards (WHTA) 2015 dalam kategori World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination. Maka dari itu, tak heran bila Lombok menjadi destinasi terfavorit masyarakat dunia.




Kini kepulauan di Nusa Tenggara Barat (NTB) itu sedang berduka. Gempa Lombok yang menghancurkan rumah, hotel, tempat wisata, hingga merenggut ratusan nyawa ini memberikan kesedihan mendalam terutama bagi warga Indonesia. Jumlah turis pun menurun karena gempa. Masihkah Lombok menjadi destinasi halal terfavorit dunia setelah gempa berakhir?

Chairman of Indonesia Halal Lifestyle Center Sapta Winandar optimis kalau Lombok akan terus menjadi wisata halal terfavorit dunia. Ia mengatakan bahwa masyarakat dunia memahami kalau kejadian yang terjadi di Lombok karena bencana alam dan rencana Tuhan bukan disengaja.

"Saya optimis Lombok ini sebagai destinasi wisata syariah. Dalam kondisi seperti ini mestinya masyarakat dunia memahami. Mudah-mudahan masih terus sebagai the best wisata syariah," jelas Sapta saat diwawancara CNBC Indonesia di ruang press conference Bank Indonesia, Gedung BI, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Untuk saat ini, Sapta menuturkan kalau Lombok masih dalam tahap emergency dan rehabilitasi. Setelah masa ini lewat maka ia dan pemerintah akan kembali mempromosikan Lombok dengan gencar agar tetap menjadi destinasi halal terfavorit.

Turis Turun Pasca-Gempa, Bagaimana Nasib Pariwisata Lombok?Foto: Chairman of Indonesia Halal Lifestyle Center Sapta Winandar (CNBC Indonesia/Arina Yulistara)


Salah satu cara promosinya dengan menggelar event menarik dan besar di Lombok, NTB. Tak hanya itu, ia juga punya ide untuk mengundang sejumlah tokoh dunia untuk menarik wisatawan datang ke Lombok.

"Biasanya tahapan-tahapan itu sudah selesai kurang lebih enam bulan baru kita bisa promosi lagi. Kita juga harus menyebar awareness lewat digital agar nama Lombok terus mendunia," tambahnya. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading