Perkembangan Teknologi

Kalahkan Jerman, Penetrasi Internet Korsel Tertinggi di Dunia

Lifestyle - Roy Franedya, CNBC Indonesia
30 June 2018 12:56
Kalahkan Jerman, Penetrasi Internet Korsel Tertinggi di Dunia
Jakarta, CNBC Indonesia - Korea Selatan kini menjadi negara yang paling adaptif terhadap perkembangan smartphone dan internet. Penelitian yang dilakukan Pew Research Center bahkan menempatkan Korea Selatan diperingkat pertama dalam kepemilikan ponsel pintar dan pengguna internet di dunia.

Dikutip dari Korea Herald, lembaga penelitian ini melakukan survei pada 40.448 responden di 37 negara dari 16 Februari hingga 8 Mei 2017, dengan pokok penelitian pada internet dan pola pengguan media sosial serta kepemilikan ponsel pintar.

Dalam survei tersebut, kepemilikan ponsel pintar mencapai 94% dan berada diperingkat pertama. Satu tingkat di bawahnya Israel (83%) dan Australia (82%).


Peringkat selanjutnya, Swedia, Belanda dan Lebanon (masing-masing 80%), Spanyol (79%), Amerika Serikat (77%), Jordan (76%) dan Chile, Inggris dan Jerman (masing-masing 72%).

Korea juga negara yang paling terkoneksi dengan internet di dunia. Ini melihat tingkat penetrasi internet tertinggi yakni 96%. Ini disimpulkan oleh jumlah orang dewasa yang menggunakan internet setidaknya sesekali atau kepemilikan ponsel pintar.

"Korea Selatan menonjol sebagai masyarakat yang paling banyak terhubung, dengan 96% orang dewasa mengunakan internet," kata Pew Research Center dalam rilisnya (24/6/2018).

Sementara, peringkat kedua dalam tingkat penetrasi internet adalah Belanda dan Australia (masing-masing 93%), Swedia (92%), Kanada (91%), AS (89%), Inggris dan Israel (masing-masing 88%), dan Prancis, Jerman dan Spanyol (masing-masing 87%).

Sebagai perbandingan, tingkat penggunaan situs jejaring sosial Korea relatif lebih rendah. Korsel berada peringkat ketiga dengan tingkat 69%, bersama dengan AS dan Australia. Di tempat pertama dan tempat kedua adalah Yordania (75%) Lebanon (72%), masing-masing.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading