70% Karyawan Perusahaan Teknologi Tertidur Saat Jam Kerja

Lifestyle - Arina Yulistara, CNBC Indonesia
07 May 2018 18:52
70% Karyawan Perusahaan Teknologi Tertidur Saat Jam Kerja
Jakarta, CNBC Indonesia - Apa Anda pernah tertidur di meja kerja? Jika iya, Anda tidak sendirian. Studi terbaru mengungkap bahwa lebih dari 50% karyawan tidur saat masih jam kerja, seperti dilansir dari CNBC Make It.

Perusahaan tempat tidur Amerisleep melakukan survei terhadap 1.001 karyawan Amerika untuk mengukur kebiasaan orang tidur. Ternyata 51,8% dari responden mengaku sempat tertidur di jam kerja. Faktor industri dan gaji mempengaruhi seberapa sering mereka tertidur.

Berdasarkan hasil survei tersebut, 70% responden yang bekerja di bidang teknologi mengaku tidur selama jam kerja. Hasil juga menunjukkan kalau 68,2% karyawan bekerja di perusahaan konstruksi, 63,5% berasal dari pemerintahan dan administrasi publik, 58,9% di bidang keuangan dan asuransi, serta 58% bekerja di bidang informasi.


Sementara faktor gaji juga mempengaruhi seberapa sering mereka tidur. Semakin tinggi gaji seorang karyawan maka semakin sedikit mereka tidur di jam kerja.

Survei menunjukkan bahwa pekerja dengan penghasilan lebih dari US$ 100 ribu (Rp 1,4 miliar) setahun, rata-rata bisa tertidur saat jam kerja kurang dari tiga kali. Sementara orang-orang yang menghasilkan sekitar US$ 10 ribu atau Rp 140 juta setahun bisa tertidur lebih dari empat kali dalam sebulan.

Selain itu, survei tersebut juga melaporkan kalau pekerja di bidang medis atau kesehatan mengambil 17% jam kerja mereka untuk tidur. Berbeda dengan karyawan di bidang pendidikan yang mengambil 13% jam kerja untuk tidur. Sedangkan karyawan di perusahaan teknologi mengambil 11% jam kerja untuk memejamkan mata.

Tak semua karyawan tidur di meja kerja mereka tapi banyak pula yang memilih ruang kosong, ruang rapat, hingga kendaraan untuk memeramkan mata sejenak. Meski demikian, sejumlah karyawan malu mengakuinya. 34% karyawan yang tertidur di tempat kerja merasa itu tidak keren dan malu.


Di samping itu, penelitian menemukan bahwa tidur siang memberikan sejumlah manfaat untuk mental dan fisik. Studi yang diterbitkan pada 2015 mengungkap kalau tidur siang dapat meredakan stres dan tidak cepat frustasi dibanding mereka yang tak melakukannya.

Penelitian lain dari Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menunjukkan bahwa tidur siang selama 30 menit bisa memperbaiki hormon dan terhindar dari kesulitan tidur di malam hari. Tidur siang juga dilaporkan bagus untuk kekebalan tubuh.


(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading