Investor Kripto Meningkat, Exchanger Baru Bermunculan

Investment - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
08 August 2022 11:19
Logo mata uang kripto Bitcoin dan Ethereum terlihat di Coin Marketcap pada monitor komputer di kantor. (Photo by Silas Stein/picture alliance via Getty Images) Foto: Logo mata uang kripto Bitcoin dan Ethereum terlihat di Coin Marketcap pada monitor komputer di kantor. (Photo by Silas Stein/picture alliance via Getty Images)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan kripto di Indonesia semakin pesat. Bappebti mencatat ada 12,4 juta orang menjadi investor kripto di Indonesia melampaui investor pasar modal yang hanya diangka 8,1 juta.

Meningkatnya para investor ini tentunya dibarengi dengan makin banyaknya exchanger kripto di tanah air. Dari data yang dihimpun dari situs Bappebti, sekiranya ada 25 tempat perdagangan fisik aset kripto Indonesia yang telah memiliki izin.

Mereka adalah Pintu, Nanovest, Triv, Rekeningku, Luno, Zipmez, Tokocrypto, Indodax, PT. Kagum Teknologi Indonesia, Incrypto, PT Bumi Santosa Cemerlang, Koinku, Coinbit, Galad, Gudang Kripto, Digital Exchange, Kripto Maksima, PT Mitra Kripto Sukses, Pantheras, Bitocto, UpBit, Bittime, Vonix, PT Pedagang Aset Kripto dan PT Plutonext Digital Aset.

Kementerian Perdagangan mencatat, nilai transaksi aset kripto di Indonesia tahun 2021 tembus Rp 859,4 triliun. Sedangkan dua bulan pertama saja di tahun ini, sudah berhasil mencatat 10 persen dari angka sebelumnya.

Hingga bulan Maret saja, jumlah orang yang bermain Kripto hampir tembus 13 juta orang.

Belum lagi jumlah penerimaan negara yang mencapai Rp 48 miliar dari aktivitas aset kripto. Itu termasuk pajak penghasilan atau PPh maupun pajak pertambahan nilai atau PPN. Padahal pajak kripto ini baru diberlakukan 1 Mei 2022.

Exchanger Gudang Kripto yakin, banyak juga developer lokal yang punya proyek-proyek menjanjikan di dunia kripto. Bahkan Gudang Kripto percaya kalau token maupun koin-koin karya anak bangsa tidak akan kalah dengan global.

"Makanya kami berkomitmen, Gudang Kripto bukan hanya sebagai platform exchange aset kripto yang mempertemukan pembeli dan penjual aset kripto semata. Kami siap menjadi rumah terbaik bagi para developer-developer lokal," kata Franciscus Martatko Filman, selaku Chief Operating Officer PT Gudang Kripto Indonesia, Senin (8/8/2022).

Adapun salah satu project yang sudah menjalin kerja sama dengan Gudang Kripto adalah Salaca SocialVerse. Ini adalah NFT marketplace berbasis sosial media yang berjalan di jaringan web 3.0 dan pertama di Indonesia. Satu fiturnya dengan memberikan layanan live streaming berbagai acara musik kelas dunia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

5 Tips Investasi: Mudah Kelola Risiko, Optimalkan Imbal Hasil


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading