Mau Info Bun, Harga Emas di Pegadaian 12 Juni: Naik Semua!

Investment - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
12 June 2022 10:00
Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan.  (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian naik pada Minggu (12/6/2022). Pegadaian menjual 3 jenis emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau yang dikenal dengan emas Antam, dan emas UBS, semuanya mengalami kenaikan yang cukup tajam.

Melansir data dari situs resmi Pegadaian, emas Antam jenis standar dengan berat 1 gram hari ini dibanderol Rp 1.030.000/batang naik lebih dari 1% dibandingkan harga Sabtu kemarin. Emas Antam jenis standar dijual mulai ukuran 0,5 gram - 1.000 gram.

Kemudian emas Antam jenis retro dengan berat 1 gram melesat lebih dari 1,5% ke Rp 978.000/batang. Emas Antam retro adalah emas kemasan lama di mana keping emas dan sertifikatnya terpisah. Emas Antam retro kali terakhir diproduksi pada 2018, dan tersedia mulai satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Ada lagi Antam jenis batik, emas yang paling mahal di Pegadaian. Satuan 1 gram dibanderol Rp 1.185.000/batang, atau naik 0,93%. Meski paling mahal, Pegadaian hanya menjual emas ini dalam 3 ukuran saja, yakni 0,5 gram, 1 dan 8 gram.

Terakhir ada emas UBS, satuan 1 gram mengalami kenaikan 1,56% ke Rp 974.000/batang. Emas UBS tersedia mulai satuan 0,5 gram hingga 500 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian hari ini.

Harga emas dunia yang mulai menanjak membuat emas batangan di dalam negeri juga terkerek naik. Pada perdagangan Jumat (10/6/2022) harga emas dunia melesat 1,26% ke US$ 1.870/troy ons. Dengan kenaikan tersebut, dalam sepekan emas sukses mencatat kenaikan 1%.

Inflasi di Amerika Serikat pada Mei 2022 yang melesat 8,6% year-on-year (yoy), menjadi pemicu kenaikan emas. Inflasi tersebut naik dari bulan sebelumnya 8,3% (yoy) dan menjadi rekor tertinggi sejak 1981.

Emas secara tradisional merupakan aset lindung nilai terhadap inflasi. Ketika inflasi tinggi, maka emas akan diburu. Apalagi, dengan inflasi yang semakin menanjak, risiko terjadinya resesi semakin meningkat. Hal ini membuat emas yang menyandang status safe haven semakin bersinar.

TIM RISET CNBC INDONESIA 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Emas Dunia Lagi Tren Nanjak, Cek Harga di Pegadaian Bunda!


(pap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading