Sedih Deh... Harga Emas Antam Turun

Investment - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
19 January 2022 08:51
Petugas menunjukkan emas batangan di sebuah gerai emas di Pegadaian, Jakarta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) terkoreksi pada perdagangan Selasa (19/1/2022), mengikuti pergerakan harga emas dunia.

Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan hari ini turun Rp 1.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 936.000/batang, secara persentase turun 0,11%.

PT Antam menjual emas mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga jual tersebut belum termasuk pajak 0,9% bagi pembelian tanpa menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,45% dengan NPWP.


Berikut daftar lengkap harga emas batangan di Butik LM Graha Dipta Pulo Gadung, berdasarkan situs logammulia.com.

Berat

Harga Dasar

Harga NPWP (+Pajak 0.45%)

Harga Non NPWP (+Pajak 0.90%)

0.5 gr

Rp 518,000

Rp 520,000

Rp 522,000

1 gr

Rp 936,000

Rp 940,000

Rp 944,000

2 gr

Rp 1,812,000

Rp 1,820,000

Rp 1,828,000

3 gr

Rp 2,693,000

Rp 2,705,000

Rp 2,717,000

5 gr

Rp 4,455,000

Rp 4,475,000

Rp 4,495,000

10 gr

Rp 8,855,000

Rp 8,894,000

Rp 8,934,000

25 gr

Rp 22,012,000

Rp 22,111,000

Rp 22,210,000

50 gr

Rp 43,945,000

Rp 44,142,000

Rp 44,340,000

100 gr

Rp 87,812,000

Rp 88,207,000

Rp 88,602,000

250 gr

Rp 219,265,000

Rp 220,251,000

Rp 221,238,000

500 gr

Rp 438,320,000

Rp 440,292,000

Rp 442,264,000

1000 gr

Rp 876,600,000

Rp 880,544,000

Rp 884,489,000

Kemarin, harga emas spot melemah 0,28% menjadi US$ 1.813,96/troy ons. Ini karena dolar dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat/AS yang menguat. Perhatian investor saat ini tertuju pada pertemuan Federal Reserve (The Fed) minggu depan untuk mendapatkan sinyal mengenai jadwal kenaikan suku bunga.

Indeks dolar AS terus menanjak meninggalkan posisi terendah sejak November tahun lalu di US$ 95,11. Saat ini nilai tukar Paman Sam itu berada di level US$ 95,72. Yield treasuri AS melesat mencapai posisi 1,88% untuk pertama kali sejak Januari 2020.

"Jika Fed menaikkan suku bunga minggu depan, emas bisa ada aksi jual hingga di bawah US$ 1.800. Tapi, itu akan mereda sementara karena pasar akan tahu bahwa Fed berada dalam posisi yang buruk jika menaikkan suku bunga sebelum Maret," kata Bob Haberkorn. ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Saat suku bunga naik, emas sebagai aset tanpa imbal jadi tidak menarik bagi investor. Opportunity cost berinvestasi emas juga akan mengalami peningkatan. Saat permintaan turun, harga pun mengikuti.

Harga emas diperkirakan akan bergerak datar di rentang US$ 1.815-1.830/troy ons. Jika resisten US$ 1.830 berhasil dilewati maka target berikutnya adalah US$ 1.848/troy ons dan US$ 1.920/troy ons.

Konfirmasi harga emas akan bearish jika melewati US$ 1.810/troy ons. Support berikutnya adalah US$ 1.801/troy ons dan US$ 1.782. Meski demikian, dalam jangka pendek ruang kenaikan harga masih terbuka.

"Harga emas akan menguji titik resistance US$ 1.830/troy ons. Penembusan di atas titik itu akan membuat harga naik lagi ke US$ 1.848/troy ons," tulis Wang Tao, Analis Teknikal Reuters, dalam risetnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Nasib Nahas Harga Emas Antam: Naik Sekali, Dibanting Dua Kali


(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading